Headline

Tak Tahu Aturan Baru Wajib Negatif Tes Covid-19, Calon Penumpang Menumpuk di Pelabuhan Telagapunggur

Ariranews.com, Batam: Antrean panjang
calon penumpang terjadi di Pelabuhan Domestik Telaga Punggur menuju Tanjungpinang, Selasa (18/5/2021) pagi. Pasalnya, warga yang akan menyeberang tak tahu aturan baru yang dikeluarkan Gubernur Kepri, calon penumpang wajib menunjukkan hasil tes negatif Covid-19, bisa Antigen, PCR, atau GeNose.

Hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam, atau negatif Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam, atau mendapatkan hasil negatif pada pengujian GeNose C-19 yang sampelnya diambil pada pelabuhan keberangkatan dan berlaku maksimal 1×24 jam.

Nah, karena tak banyak yang tau maka calon penumpang terpaksa ngantre untuk melakukan tes GeNose yang ada di pelabuhan. Sementara petugas untuk melakukan tes terbatas. Di Pelabuhan Telagapunggur, hanya ada satu meja pendaftaran dan dua alat penditeksi GeNose.

“Kami tak tahu kalau harus tes GeNose atau Antigen, kan aturannya hanya sampai tanggal 16 Mei aja yang pakai itu,” ungkap Lina salah seorang calon penumpang tujuan Tanjungpinang.

Warga Kepri memang terkaget-kaget dengan pemberlakuan ini, pasalnya Surat Edaran Gubernur Kepri yang memperpanjang pembatasan atau menerapkan penggunaan Antigen minimal GeNose baru dikeluarkan Senin (17/5/2021).

Hal ini juga dibenarkan oleh Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Laut, serta Tata Kelola Pelabuhan, Syahbandar, Pelabuhan Telaga Punggur, Alwan Rasyid.

“Kemarin sore kita rapat bersama, belum ada perpanjangan,” ungkap Alwan.

Kendati demikian, Alwan bersama instansi terkait termasuk TNI Polri terus berupaya untuk mengurai penumpukan atau antrean calon penumpang yang akan menjalankan tes GeNose. Termasuk akan meminta penambahan petugas dan alat GeNose.

“Ini menjadi prioritas kami, segera akan kita atur jaraknya. Kita sudah minta penambahan, mudah-mudahan sebentar lagi datang dua komputer penditeksi lagi,” jelas Alwan Rasyid.

Ditambahkannya, untuk saat ini calon penumpang tidak perlu lagi melengkapi diri dengan dokumen perjalanan, seperti surat tugas dan sebagainya.

“Tapi wajib ada dokumen kesehatan, hasil negatif Covid-19 melalui tes PCR, atau Antigen atau Genose,” jelasnya.

Untuk kapal ditambahkan Alwan masih normal, sesuai dengan jadwal keberangkatan biasa.

“Sampai saat ini tidak ada operator (pihak fery) yang minta pengurangan jadwal, artinya normal, hanya saja di dalam kapal protokol kesehatan wajib dijalankan, duduk berjarak dan gunakan masker,” tutupnya.(bos/emr)

Redaksi

Recent Posts

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Disiapkan Jadi Pusat Pendidikan Unggulan di Batam

AriraNews.com, Batam — Badan Pengusahaan (BP) Batam menyiapkan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang sebagai…

2 jam ago

BP Batam Imbau Masyarakat Jaga Aset, Vandalisme di Jembatan Barelang Sudah Ditangani

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga aset dan…

4 jam ago

Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Batam, Amsakar: Prioritaskan Pendidikan Anak Keluarga Prasejahtera

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mengawal persiapan pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih…

5 jam ago

Persiapan UKW KJK Masuk Tahap Final, Kuota UKW 2026 Ditambah dan Tunjuk Ambok Akok sebagai Ketua Panitia

AriraNews.com, BATAM – Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) mematangkan persiapan pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan…

18 jam ago

Pendataan Sensus Ekonomi di Anambas Sudah Mencapai  74 Persen

AriraNews.com, ANAMBAS – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan Sensus…

21 jam ago

Telkom Catat Pendapatan Rp 75,9 Triliun di Semester I 2026, Bisnis Seluler dan Data Jadi Motor Pertumbuhan

AriraNews.com, Jakarta - PT Telkom Indonesia menutup semester I 2026 dengan kinerja positif. Perseroan membukukan…

21 jam ago