Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, usai memimpin apel terakhir bersama pegawai Pemko Batam, di Dataran Engku Putri, Batamcenter, Senin (17/2/2025).
AriraNews.com, Batam – Meningkatkan ibadah menjadi pilihan Muhammad Rudi bila nantinya tak lagi menjabat Wali Kota Batam. Selain itu, dia juga akan menggeluti dunia usaha.
“Di usia saya yang sekarang, tentu ibadah menjadi bagian nomor satu. Yang lainnya juga penting, supaya ada aktivitas. Usaha saya masih ada, meskipun kecil-kecilan saya kira untuk kehidupan sehari-hari cukup, lah,” kata Rudi, usai memimpin apel terakhir bersama pegawai Pemko Batam, di Dataran Engku Putri, Batamcenter, Senin (17/2/2025).
Kemudian Rudi juga mengatakan tak akan ikut dalam urusan pemerintahan. Pasalnya, penggantinya Amsakar Achmad, sudah berpengalaman di pemerintahan. Namun, bila diminta nasehat dia akan memberikannya.
“Kalau dibutuhkan, ya saya bantu. Kalau tidak, saya tidak akan masuk ke ranah situ,” kata Rudi.
Seperti diketahui Muhammad Rudi lahir di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, pada 20 Oktober 1963. Menurut laman resmi BP Batam, Rudi mengawali kariernya sebagai Kepala Samsat Kota Batam. Memang sebelum terjun di dunia politik, Rudi merupakan seorang anggota kepolisian.
Namun, Rudi memutuskan mundur dari jajaran kepolisian pada 2004. Alasannya kala itu karena ingin menjadi pengusaha.
Rudi pernah menduduki kursi direktur PT Scuderia Motor Sport dan menjadi komisaris PT Europe Technology Service Centre.
Usai mencicipi dunia usaha, Rudi banting setir menjadi seorang politisi. Karier politik pertama Rudi adalah menjadi wakil wali kota Batam periode 2011 hingga 2016.
Ia saat itu menjadi pendamping Ahmad Dahlan yang menjabat sebagai Wali Kota Batam sejak 2006. Pada 2011, Rudi bergabung ke Partai Demokrat.
Pada 2016, ia terpilih sebagai Wali Kota Batam. Pada tahun yang sama, Rudi menjadi anggota Partai NasDem.
Pada periode 2016 sampai 2021, Rudi didampingi oleh Amsakar Achmad. Keduanya dilantik sesuai dengan Surat Mendagri No. 131.21/2127/OTDA tertanggal 11 Maret 2016.
Rudi kemudian terpilih menjadi Wali Kota Batam pada Pilkada 2020. Ia bersama wakilnya Amsakar kembali memimpin Kota Batam sejak 2021 hingga 2024.
Walikota Sekaligus Kepala BP Batam
Di tengah-tengah periode kepemimpinannya di Kota Batam, Rudi dilantik menjadi Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam).
Penunjukan ini berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 62 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas PP Nomor 46 Tahun 2007 tentang KPBPB Batam yang mengamanatkan adanya restrukturisasi organisasi BP Batam. (ara)
AriraNews.com, Batam - Anggota DPRD Kepulauan Riau, H. Taba Iskandar, menggelar kegiatan reses pada Minggu…
Ariranews.com, Natuna – Memperingati Hari Kartini Tahun 2026, Srikandi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna…
Ariranews.com, Natuna – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI Angkatan Udara, Pangkalan…
Ariranews.com, Natuna – Aspirasi nelayan di wilayah perbatasan kian menguat terkait keterbatasan bahan bakar minyak…
AriraNews.com, Batam - Ratusan warga RW 13 Pancur Baru, Kelurahan Duriangkang, Kecamatan Sei Beduk, Kota…
AriraNews.com, Batam - Upaya pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Adat Melayu (LAM) di…