Turun Langsung ke Kampung Tales, Mahasiswa FIKOM UC Adakan Penyuluhan Lingkungan Hidup serta Pembuatan Takakura

Avatar photo
Mahasiswa FIKOM Universitas Ciputra, Solidaritas Relawan Kemanusiaan (SRK), bersama warga Kampung Tales, Surabaya.

AriraNews.com, Surabaya – Masuki bulan Desember, musim hujan melanda kota Surabaya. Karena hal tersebut, muncul berbagai kekhawatiran dalam masyarakat. Adanya banjir, penyakit kulit, dan berbagai penyakit menular tentunya menimbulkan kekhawatiran dalam masyarakat. Hal ini mendorong mahasiswa FIKOM Universitas Ciputra untuk berkolaborasi dengan divisi Solidaritas Relawan Kemanusiaan (SRK) dalam membuat program penyuluhan lingkungan hidup dan pembuatan takakura.

BACA JUGA:  Sustainability Report 2025: TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG

Program penyuluhan tersebut nantinya terdiri atas rangkaian penyampaian materi oleh Kelompok 4 Mahasiswa FIKOM UC Divisi SRK, penyuluhan mengenai lingkungan hidup dan takakura, serta adanya praktek langsung pembuatan takakura untuk warga Kampung Tales, Surabaya.

“Kesehatan masyarakat terancam akibat bencana banjir yang rawan terjadi di tengah musim hujan ini. Sehingga diperlukan pula  pengecekan kesehatan masyarakat, khususnya di daerah kampung Tales ini yang termasuk daerah rawan banjir,” ujar Christian selaku koordinator Solidaritas Relawan Kemanusiaan (SRK).

BACA JUGA:  Bukan Sekadar Hotel, Dao by Dorsett Puteri Cove Hadir Sebagai Rumah Kedua di Waterfront Johor
Mahasiswa FIKOM UC Divisi SRK, adakan penyuluhan mengenai lingkungan hidup dan takakura, serta adanya praktek langsung pembuatan takakura untuk warga Kampung Tales, Surabaya.

Adanya penyuluhan lingkungan hidup serta praktek langsung pembuatan takakura ini merupakan ide dari  mahasiswa FIKOM 2021 Universitas Ciputra Surabaya dengan tujuan sebagai pemenuhan kegiatan pengabdian masyarakat dalam salah satu mata kuliahnya, yakni Corporate Communication and Public Relation.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga membawa dampak bagi mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya dengan menambah pengalaman para mahasiswa/mahasiswi untuk terjun langsung ke lokasi serta berinteraksi menemui masyarakat.(***)

BACA JUGA:  Gagalkan Penyelundupan dari Malaysia, Lanal Karimun Sita Sabu 1 Kilogram dan Ratusan Ekstasi