AriraNews.com, BATAM – Puluhan pemancing ambil bagian dalam festival Mancing Ngarong yang digelar di pantai Teluk Mata Ikan, Kelurahan Sambau, Nongsa, Sabtu (14/11/2021) siang.
Kegiatan tersebut merupakan yang pertama kali digelar di Batam. Diharapkan dapat menarik wisatawan.
“Tahun-tahun berikutnya harus dibuat lagi, jangan sekali saja sehingga menjadi daya tarik wisatawan,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata saat membuka kegiatan tersebut.
Dikatakan Ardi, Pemerintah Kota (Pemko) melalui Disbudpar akan senantiasa mendukung kegiatan kepariwisataan sekaligus kearifan lokal budaya setempat yang digelar oleh masyarakat Lewat calender of event atau kalender pariwisata. Kegiatan tersebut akan dipromosikan.

“Ke depannya bisa buat yang besar lagi apa lagi cara memancingnya sangat unik pemancing harus berjalan di laut sampai ke tepi terdalam, dan juga mengundang pemancing dari luar Batam,” pintanya.
Lurah Sambau, Raja Zulkarnain, mengatakan, tujuan dari kegiatan ini untuk mengenalkan Teluk Mata Ikan sebagai destinasi wisata di Kota Batam serta meningkatkan ekonomi masyarakat. Kegiatan berlangsung di tepi laut dengan durasi selama 1,5 jam dan diikuti 52 orang peserta.
“Peralatan kami sediakan di antaranya pancing bambu atau joran sepanjang 3 meter dan talinya 6 meter, pumpun atau umpan dan patolor, atau tempat mengantung ikan dari bahan pelepah kelapa atau rotan,” sebutnya.
Peserta yang menang mendapatkan uang tunai dan tropi, untuk juara 1 mendapat uang senilai Rp1,5 juta, juara 2 senilai Rp1 juta, juara 3 Rp750 ribu, dan juara 4 mendapat Rp500 ribu.
“Yang mendapat ikan terberat itulah yang menang,” terangnya.(***)









