banner 728x90

Pemerintah China Akan Ambil Alih Perusahaan Jack Ma

Ariranews.com: Teka teki keberadaan miliarder China, Jack Ma hingga kini masih misteri. Namun, sebuah laporan terbaru mengindikasikan bahwa pemerintah  China mungkin berencana akan mengambil alih perusahaan  Alibaba dan Ant Group dari Jack Ma.

Dilansir Kompas.com yang mengutip dari IB Times, Jumat (8/1/2021) Partai Komunis yang berkuasa di China sebelumnya telah melangkah lebih jauh dengan melakukan penyelidikan anti-monopoli ke raksasa e-commerce Alibaba dan Ant Group.

“Berdasarkan informasi yang diterima oleh Administrasi Negara untuk regulasi pasar dalam beberapa hari terakir, pemerintah akan menyelidiki Alibaba, karena dugaan monopoli,” demikian pernyataan  pemerintah China.

BACA JUGA:   Wan Siswandi Terima Penghargaan Lencana Bakti Desa Pertama dari Kementerian Desa PDTT RI

Selain Alibaba, penyelidikan juga dilakukan terhadap raksasa media sosial Tencent dan perusahaan  e-commerce Meituan.

Menurut Song Qing, orang dalam di industri keuangan internet, penyelidikan anti-monopoli menunjukkan bahwa mereka kemungkinan akan mengambil alih Ant Group dan Alibaba.

“Nanti pasti ada hasilnya, sekarang mereka sedang melakukan penyelidikan… [tindakan] itu mungkin datang dari level tertinggi [partai],” ujar Song Qing kepada Radio Free Asia.

Beberapa hari lalu, media corong Partai Komunis China, People’s Daily  mengatakan bahwa penyelidikan anti-monopoli pemerintah akan mengarah pada perkembangan yang lebih baik.

BACA JUGA:   Harga Sembako Melambung Tinggi Laporkan, Ini Nomor Handphone Satgas Pangan

Artikel tersebut mengatakan bahwa Partai Politbiro beranggapan, upaya anti-monopoli harus diperkuat untuk mencegah ekspansi modal yang tidak tertib.

Song Qing, sepakat dengan pandangan itu.

“Beberapa pekan lalu, mereka telah merencanakan untuk mengambil alih Ant Group dan Alibaba; waktunya jelas disengaja… Semua rencana datang dari pimpinan pusat,” ujar Qing dikutip dari IB Times.

Dia juga menambahkan bahwa pemerintah China sengaja memberikan ‘pelajaran’ untuk Alibaba.

BACA JUGA:   Disbudpar Lanjutkan Pemberian Dosis Kedua Vaksin Covid-19 Bagi Pelaku Pariwisata, Budaya, dan Ekraf

“Pengambil alihan ini pasti terjadi, dan [penyelidikan anti-monopoli] mungkin akan mempercepat proses itu… Hal itu juga, menurut saya, sengaja untuk memberikan pelajaran [bagi Ant dan Alibaba],” pungkas Qing.(emr)

sumber: kompas.com
foto: cnbc Indonesia