Natuna  

Hari Keenam Pencarian Nelayan Serasan, Tim SAR Berjuang Hadapi Cuaca Ekstrem

Avatar photo
Cuaca ekstrem membuat Tim SAR kesulitan mencari dua nelayan asal Kecamatan Serasan yang hilang usai terbaliknya kapal Antarega I.

AriraNews.com, Natuna – Operasi pencarian dua nelayan asal Kecamatan Serasan yang hilang pasca kapal Antarega I terbalik terus dilanjutkan meski menghadapi tantangan besar. Memasuki hari keenam, cuaca ekstrem dengan angin kencang dan gelombang tinggi di perairan Pantai Tanjung Api, Temajuk Sambas, memperlambat upaya tim pencarian dan penyelamatan (SAR).

Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak melalui Pos SAR Sintete menyatakan, kondisi cuaca buruk menghambat mobilitas tim di lapangan. Para nelayan lokal yang biasanya terlibat dalam pencarian pun memilih bertahan di daratan demi keselamatan. Namun, beberapa nelayan yang baru kembali dari laut turut memberikan informasi penting terkait lokasi terakhir yang diduga menjadi tempat korban hilang.

BACA JUGA:  Menembus Laut Natuna, KN SAR Sasikirana 245 Bawa Misi Kemanusiaan ke Serasan

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Abdul Rahman, S.E., mengakui bahwa kondisi di lapangan penuh tantangan. Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca buruk akan berlangsung beberapa hari ke depan. Namun, tim SAR tetap menunjukkan tekad tinggi dalam menjalankan misi ini.

“Kami berharap ada titik terang dari upaya ini. Kami mengimbau masyarakat untuk terus memberikan informasi yang dapat membantu pencarian,” ujar Abdul Rahman.

BACA JUGA:  Tekan Inflasi dan Dorong Digitalisasi, Pemkab Natuna Gandeng BI dalam HLM 2026

Sebagai bagian dari strategi pencarian, tim SAR meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan kedua nelayan hilang untuk segera menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan. Kontak dapat dilakukan melalui nomor WhatsApp (082283907707), telepon (07733211080), atau email (komnatuna@gmail.com).

Sampai saat ini, operasi pencarian masih berlangsung dengan penuh harapan agar kedua nelayan dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. (dod)

BACA JUGA:  Kolaborasi Lintas Sektor, Kejari Natuna Gencarkan Edukasi Hukum Program KMP