34 Unit Armada Pengangkut Sampah Rusak, DLH Batam: Tahun 2025, Tambah 16 Armada

Avatar photo
Kepala DLH Kota Batam, Herman Rozie saat RDP bersama Komisi III DPRD Batam.

AriraNews.com, Batam – Sehari jumlah sampah di Kota Batam mencapai 1.200 ton, ini belum termasuk sampah rumah makan, industri, hingga mall.

Hal tersebut terungkap saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPRD Kota Batam bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam dan 12 Camat, Jumat (10/1/2025).

Oleh sebab itu, untuk mengatasi persoalan sampah di Kota Batam, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam menambah 16 armada angkutan sampah di tahun 2025. Armada ini untuk mengganti armada yang sudah rusak.

BACA JUGA:  Lepas JCH ke Tanah Suci dan Dibekali Sambal Bilis hingga Rendang, Amsakar-Li Claudia Titip Doa untuk Batam

Kepala DLH Kota Batam, Herman Rozie merinci 16 armada itu terdiri dari 14 amrol sampah dan dua dam truck. Pihaknya juga menambah satu alat berat buldoser serta 40 bin kontainer sampah.

“Tahun ini ada penambahan armada, alat berat, orangnya tidak. Ganti alat yang rusak saja. Yang rusak sekarang 34 unit,” kata Herman.

BACA JUGA:  Ardiwinata Berikan Pembekalan Pada Anggota Asosiasi Pramuwisata Madani

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kota Batam untuk dapat melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik. Melalui hal tersebut dapat mengurangi penumpukkan sampah setiap harinya.

“Pilah sampah itu sederhana, misalnya sampah organik, sampah basah, rumah tangga, makanan, sayur. Yang anorganik itu botol, plastik, sendiri tempatnya,” katanya.

Selain itu, untuk sampah anorganik yang bisa didaur ulang dapat disalurkan ke bank sampah hingga menghasilkan rupiah.

BACA JUGA:  Amsakar Buka Gema Batam Asri di Rempang Eco City, Tekankan Aksi Nyata Jaga Lingkungan

“Kalau ini bisa dipilah, nanti yang anorganik ini pemulung bisa ambil langsung. Tapi kalau disatukan sulit lagi mencarinya. Nilai ekonomisnya juga turun karena sampahnya tidak bersih. Kalau bersih lebih mahal,” kata Herman. (ara)