Batam

Kasus DBD di Batam Turun pada 2025, Angka Kematian Masih Jadi Perhatian

AriraNews.com, Batam – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mencatat adanya penurunan jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) pada tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, pola penyebaran kasus secara bulanan masih menunjukkan fluktuasi yang perlu diwaspadai, terutama pada pertengahan hingga akhir tahun.

Berdasarkan data Dinkes Kota Batam, jumlah kasus DBD sepanjang tahun 2024 tercatat sebanyak 871 kasus, sedangkan tahun 2025 menurun menjadi 809 kasus. Penurunan ini turut diikuti oleh angka Incidence Rate (IR) yang juga mengalami penurunan dari 68,21 per 100.000 penduduk pada 2024 menjadi 60,28 per 100.000 penduduk pada 2025.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menyampaikan bahwa penurunan ini merupakan hasil dari berbagai upaya pengendalian yang dilakukan secara konsisten oleh pemerintah bersama masyarakat.

“Secara kumulatif, kasus DBD di Batam pada tahun 2025 memang menurun dibandingkan 2024. Ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan seperti pemberantasan sarang nyamuk (PSN), fogging fokus, serta edukasi masyarakat mulai memberikan dampak,” ujar Didi.

Dari sisi distribusi bulanan, tahun 2024 menunjukkan lonjakan signifikan mulai Juli hingga Desember. Kasus meningkat tajam pada Juli sebanyak 126 kasus, Agustus 112 kasus, dan mencapai puncak pada Desember dengan 149 kasus.

Sementara itu, tahun 2025 menunjukkan pola yang relatif lebih terkendali, meskipun lonjakan masih terjadi pada pertengahan tahun. Puncak kasus tercatat pada Juli sebanyak 112 kasus, kemudian menurun pada Agustus dan September sebelum kembali meningkat pada Oktober (99 kasus) dan November (87 kasus), lalu turun kembali pada Desember (78 kasus).

Menurut Didi, tren ini mengindikasikan bahwa faktor cuaca, curah hujan, serta perilaku masyarakat masih menjadi determinan utama peningkatan kasus DBD.

“Biasanya lonjakan terjadi saat musim hujan dan peralihan cuaca. Meski total kasus menurun, pola musiman ini tetap harus diantisipasi karena potensi peningkatan bisa terjadi kapan saja,” jelasnya.

Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, jumlah kasus DBD di Batam sempat berada pada level tinggi, terutama pada 2022 dengan 902 kasus, sebelum turun drastis pada 2023 menjadi 392 kasus. Namun pada 2024 kasus kembali meningkat, lalu menurun kembali di 2025.

Hal ini, kata Didi, menunjukkan bahwa DBD masih bersifat siklikal dan membutuhkan pengendalian yang berkesinambungan.

“DBD bukan penyakit yang bisa dikendalikan hanya dalam satu tahun. Ketika kewaspadaan menurun, kasus bisa kembali naik. Karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara konsisten dan tidak musiman,” tegasnya.

Dari sisi fatalitas, data menunjukkan bahwa jumlah kematian akibat DBD pada 2024 mencapai 14 kasus, tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Angka ini menjadi catatan penting bagi Dinkes Batam meski jumlah kasus secara keseluruhan mulai menurun.

“Setiap kematian akibat DBD adalah alarm bagi kita semua. Deteksi dini dan penanganan cepat di fasilitas kesehatan sangat menentukan keselamatan pasien,” kata Didi.

Dinkes Kota Batam terus mengimbau masyarakat untuk aktif melakukan 3M Plus, menjaga kebersihan lingkungan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala DBD.

“Keberhasilan pengendalian DBD tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Peran aktif masyarakat sangat penting, terutama dalam menjaga lingkungan rumah masing-masing,” pungkas Didi Kusmarjadi. (emr)

Redaksi

Recent Posts

Tingkatkan Kapasitas Kepemimpinan, Wakil Ketua I DPRD Natuna Ikuti Retreat Nasional di Akmil Magelang

Ariranews.com, Natuna – Dalam upaya meningkatkan kapasitas kepemimpinan, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Natuna, Daeng…

13 jam ago

Uji Repeater di Gunung Ranai, SAR Natuna Perkuat Sistem Komunikasi Operasi

Ariranews.com, Natuna – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna melakukan uji fungsi repeater di Gunung…

15 jam ago

Dampak Domino Kenaikan BBM, ALFI Batam: Ongkos Transportasi Naik 100 Persen, Harga Sembako Batam Terancam Melonjak

AriraNews.com, Batam - Harga bahan pokok di Batam terancam melonjak tajam menyusul kenaikan signifikan harga…

1 hari ago

Pembangunan Rumah Wakaf Qur’an BWI Batam Dimulai

AriraNews.com, Batam - Di bawah hangatnya sinar matahari pagi, langkah awal pembangunan Rumah Wakaf Qur’an…

2 hari ago

PLN Batam dan DayOne Wujudkan Data Center Terbesar di Indonesia

AriraNews.com, Batam – PT PLN Batam bersama DayOne melaksanakan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik…

2 hari ago

Dukungan Penuh BP Batam, DayOne Bangun Data Center Kedua, PLN Batam Siap Bangun PLTS Kapasitas 200 MWP

AriraNews.com, Batam - Batam terus mempertegas posisinya sebagai destinasi utama investasi digital di Asia Tenggara.…

2 hari ago