AriraNews.com, Batam – Aliansi Mahasiswa Se-Kota Batam menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Batam, Rabu (5/2/2025) siang.
Mereka menyoroti beberapa hal. Mulai dari persoalan sampah, perusahaan yang beroperasi di Tanjunguncang tanpa izin, Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), hingga polemik PSN Rempang Eco City.
“Kami turun dalam rangka 100 hari kinerja pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran,” kata Ketua BEM Unrika, Muryadi Aguspriawan.
Mereka meminta pemerintah segera mengatasi masalah sampah di Batam. Saat ini banyak sampah menumpuk di jalan. Selain mengganggu kenyamanan juga bisa menimbulkan penyakit.
Terkait perusahaan di Tanjunguncang yang tidak memiliki izin tetapi beroperasi agar segera ditindak.
Anggota Komisi I DPRD Batam, Anwar Anas kemudian menemui mahasiswa dan menggelar rapat dengar pendapat di ruang serba guna DPRD Batam. (ara)








