Menjadikan Natuna Kota Berbasis Islamic, WSRH Rancang Masjid Agung sebagai Islamic Center

Avatar photo
Calon Wakil Bupati Natuna nomor urut 02, Rodhial Huda, kampanye di Air Kolek, Ranai Kota, Minggu (3/11/2024) malam.

AriraNews.com, Natuna — Calon Wakil Bupati Natuna nomor urut 02, Rodhial Huda, mengutarakan visi besar dalam membangun Natuna, yaitu mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam pembangunan daerah. Dalam kampanye di Air Kolek, Ranai Kota, Minggu (3/11/2024) malam, ia menegaskan pentingnya keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan spiritual, yang dinilai sebagai pondasi bagi kemajuan masyarakat Natuna.

Bersama Calon Bupati Wan Siswandi, pasangan petahana ini memiliki komitmen kuat menjadikan pembangunan spiritual sebagai salah satu pilar utama kepemimpinan mereka.

Salah satu langkah strategis yang mereka gagas adalah menjadikan Masjid Agung Natuna sebagai pusat kegiatan keislaman atau Islamic Center, sebuah langkah yang bertujuan untuk mengembalikan peran masjid sebagai pusat aktivitas spiritual dan pendidikan agama.

BACA JUGA:  Cengkeh Natuna Tembus Pasar Surabaya, Karantina Pastikan Kualitas dan Keamanan

Masjid Agung, yang sebelumnya kurang aktif dalam kegiatan keagamaan, akan dihidupkan kembali dengan berbagai program. Tak hanya sebagai tempat ibadah, masjid ini nantinya diharapkan menjadi pusat pendidikan dan pengembangan karakter masyarakat Natuna, khususnya generasi muda.

Sebagai bukti keseriusan, pasangan ini merancang kebijakan untuk mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Natuna untuk melaksanakan salat berjamaah di Masjid Agung.

Rodhial Huda berharap kebijakan ini bisa menjadi contoh nyata, di mana ASN turut andil dalam membangun spiritualitas masyarakat melalui keteladanan.

BACA JUGA:  Aspirasi Nelayan Menguat, Marzuki Usulkan Penambahan BBM Subsidi

“ASN harus menjadi penggerak dan inspirasi dalam membangun keseimbangan antara pekerjaan dan ibadah,” ungkapnya.

Lebih dari itu, WSRH juga menggagas program sosial “ASN Berbagi,” yang mengajak ASN untuk aktif memberikan bantuan bagi warga yang membutuhkan, khususnya di pelosok Natuna. Mereka juga berencana memberi apresiasi khusus bagi guru-guru ngaji di rumah-rumah yang telah berperan mendidik anak-anak Natuna dalam hal agama.

Salah satu program yang menjadi sorotan adalah pemberian umrah gratis bagi marbot masjid yang telah berkontribusi menjaga kebersihan dan ketertiban masjid. Inisiatif ini merupakan bentuk apresiasi kepada mereka yang telah mengabdikan diri merawat rumah ibadah, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat menjalankan ibadah dalam suasana yang nyaman dan khidmat.

BACA JUGA:  Peringati Hari Kartini, Srikandi SAR Natuna Edukasi Pelajar soal Keselamatan

“Pembangunan fisik memang penting, tapi tidak akan lengkap tanpa diiringi dengan pembangunan rohani. Kita ingin membentuk masyarakat yang tidak hanya maju dalam hal infrastruktur, tapi juga kuat dalam nilai-nilai spiritual,” ujar Rodhial Huda.

Dengan visi ini, pasangan calon bupati dan wakil bupati Natuna nomor urut 02 berharap dapat menciptakan pemerintahan yang berlandaskan keseimbangan antara pembangunan fisik dan rohani, yang tidak hanya memajukan daerah, tetapi juga memperkuat karakter masyarakat Natuna dalam bingkai nilai-nilai keislaman. (dod)