AriraNews.com, Natuna – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Natuna, Wan Siswandi dan Rodhial Huda (WSRH), menghadirkan solusi baru bagi ibu-ibu pelaku usaha kecil di Natuna.
Dalam kampanye di Air Kolek, Ranai Kota, Minggu malam (3/11/2024), pasangan nomor urut 02 ini berjanji akan memberikan bantuan modal minimal Rp5 juta bagi usaha rumahan. Program ini diharapkan membantu ibu-ibu Natuna terbebas dari jeratan utang berbunga tinggi yang sering kali mencekik perekonomian keluarga.
Program bantuan ini dirancang WSRH sebagai respons atas aspirasi warga, terutama ibu-ibu pelaku usaha yang kerap menghadapi masalah modal. Banyak dari mereka terpaksa meminjam uang dengan bunga tinggi demi mengembangkan usaha, yang justru menjadi beban tambahan.
“Kami ingin program ini menjadi solusi bagi ibu-ibu agar tak perlu lagi berurusan dengan rentenir. Dengan modal ini, mereka bisa fokus membesarkan usaha tanpa dihantui utang,” ujar Wan Siswandi.
Selain mendukung perekonomian lokal, program modal usaha ini juga merupakan langkah konkret WSRH untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga di Natuna. Dengan suntikan modal langsung, pasangan ini berharap ibu-ibu di Natuna dapat menjalankan usaha dengan lebih mandiri, tanpa terikat pinjaman yang memberatkan.
Program Rp5 juta ini akan diarahkan kepada pelaku usaha kecil, termasuk usaha rumahan yang menjadi tumpuan keluarga.
“Kami ingin ekonomi keluarga di Natuna bisa lebih kuat, dengan para ibu-ibu sebagai pendorong utama lewat usaha kecil mereka,” tambah Siswandi.
Dengan bantuan ini, WSRH optimis dapat menekan ketergantungan masyarakat pada pinjaman berbunga tinggi, yang selama ini menjadi penghalang dalam meningkatkan taraf hidup. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekonomi keluarga yang lebih stabil, sekaligus memberdayakan masyarakat kecil secara nyata.
Melalui program ini, WSRH menunjukkan perhatian mereka terhadap permasalahan riil yang dihadapi masyarakat Natuna, khususnya kelompok perempuan. Dengan dukungan penuh masyarakat, pasangan ini optimis dapat menghadirkan perubahan positif dan memperkuat ekonomi lokal, menjadikan Natuna lebih mandiri secara ekonomi. (dod)








