Natuna  

Dukung Anak Kurang Mampu; Pemkab Natuna Siapkan Lahan untuk Sekolah Rakyat

Pemkab Natuna bersama Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis (Satker PPS) Kepulauan Riau dari KemenPU saat meninjau lokasi untuk pembangunan sekolah rakyat, beberapa waktu yang lalu.

Ariranews.com, Natuna – Kabupaten Natuna bakal menjadi salah satu lokasi pembangunan Sekolah Rakyat, program inisiatif dari Kementerian Sosial Republik Indonesia yang ditujukan untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dari 200 sekolah yang akan dibangun di seluruh Indonesia, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mendapat dua lokasi; salah satunya berada di Natuna.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Natuna, Rama Rais, mengatakan bahwa saat ini pembangunan Sekolah Rakyat di daerahnya telah memasuki tahap lanjutan.

“Arahan dari Bupati jelas; percepatan harus menjadi prioritas. Saat ini kita sudah berada di tahap kedua, dan Natuna masih masuk dalam daftar 200 wilayah yang menjadi sasaran program,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/4/2025).

BACA JUGA:  Kolaborasi Lintas Instansi, Lanud RSA Siapkan Pengobatan Massal hingga Bersih Pantai

Menurut Rama, Sekolah Rakyat di Natuna akan menjadi fasilitas pendidikan yang terintegrasi. Berdasarkan paparan dari Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis (Satker PPS), sekolah ini tidak hanya menyediakan ruang kelas untuk jenjang SD hingga SMA, tetapi juga dilengkapi lapangan olahraga, asrama bagi siswa, dan hunian untuk para tenaga pengajar.

“Semua fasilitas disediakan pemerintah; anak-anak tinggal fokus belajar saja,” tegas Rama.

BACA JUGA:  Aspirasi Nelayan Menguat, Marzuki Usulkan Penambahan BBM Subsidi

Pembangunan saat ini masih berada pada tahap pengajuan proposal. Satker telah melakukan survei lokasi yang direncanakan berada di kompleks Masjid Agung Natuna. Lahan seluas lebih dari 11 hektare milik Pemerintah Daerah akan digunakan; sehingga tidak ada kendala dalam pengadaan lahan.

“Kelengkapan dokumen sudah siap, dan kita telah masuk ke dalam Rencana Tata Ruang Tingkat Dua. Namun, untuk anggaran pematangan lahan, kita masih menunggu arahan Satker. Belum jelas apakah pengerjaan fisik akan dilaksanakan langsung oleh Kementerian PUPR atau hanya didampingi oleh Dinas Sosial,” paparnya.

BACA JUGA:  Respons Cepat SAR Natuna, Dua Nelayan Selamat dari Insiden Pompong Mati Mesin di Anambas

Ia menambahkan, pihaknya bersama tim dari Dinas Sosial dan PUPR telah melakukan koordinasi langsung ke Jakarta untuk mempercepat proses pembangunan, termasuk membahas ketersediaan tenaga pendidik serta pengelolaan asrama.

“Kami berharap program ini berjalan lancar dan memberi dampak nyata. Sekolah Rakyat ini akan menjadi pintu harapan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas,” pungkas Rama. (dod)