Batam

Warga Desa Pasir Panjang Dukung Pengembangan Rempang Eco-City, Jangan Ada Lagi Provokator yang Pecah Belah Warga

AriraNews.com, Batam – Pengembangan Rempang Eco-City perlahan mendapat dukungan dari warga Kelurahan Sembulang. Khususnya warga dari Desa Pasir Panjang.

Ahad, warga asli Desa Pasir Panjang, menegaskan bahwa dirinya menyambut baik proyek yang masuk dalam program strategis nasional tersebut.

“Saya sangat mendukung adanya perencanaan pembangunan ini. Silahkan dilanjutkan jika muaranya untuk kebaikan masyarakat,” ujar Ahad, Rabu (27/9/2023).

Warga lainnya, Heri, juga mengungkapkan hal senada. Seiring berjalannya waktu, Heri merasa jika program pemerintah Rempang Eco-City bertujuan baik dan membawa manfaat untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026 Pada Sejumlah Investor, Ini Daftar Penerima

Bahkan, Heri meminta agar tak ada lagi oknum provokator yang memfitnah dan memecah belah warga Desa Pasir Panjang.

“Jangan ada lagi fitnah yang bukan-bukan mengenai kami. Ini hak masing-masing individu untuk mendukung. Pemerintah tidak akan mungkin menyengsarakan masyarakatnya,” tegasnya.

Tidak hanya Ahad dan Heri, Siti juga menegaskan bahwa dirinya mendukung penuh program pengembangan Rempang.

Menurutnya, dukungan yang diberikan pun tanpa paksaan dan intervensi pihak manapun.

“Kami orang asli tempatan Desa Pasir Panjang mendukung program pemerintah yang akan dibuat ke depannya. Dukungan ini tak ada unsur paksaan,” ungkapnya.

Dukungan dari warga ini pun ikut mempengaruhi jumlah pendaftar yang ada.

Peserta Rakernas III PJS Mulai Berdatangan di Batam, Ketum Mahmud Marhaba: Momentum Konsolidasi Nasional

Per tanggal 27 September 2023, sebanyak 317 KK yang terdampak pembangunan tercatat sudah mendaftar untuk menempati hunian baru. Sedangkan 467 KK lainnya sudah melakukan konsultasi terkait hak-hak yang didapatkan masyarakat apabila pembangunan terealisasi.

Sementara, Kepala BP Batam Muhammad Rudi pun menyambut baik dukungan dari warga tersebut.

Orang nomor satu di Kota Batam tersebut mengimbau agar tak ada lagi isu miring atau intervensi dari pihak manapun selama proses sosialisasi dan pendataan berlangsung.

“Jangan sebarkan isu atau fitnah. Kalau ada orang luar yang mendatangi atau menyebarkan fitnah ke warga di Rempang, segera laporkan kepada saya,” tegasnya.

Rudi berharap, pergeseran warga yang terdampak pembangunan pun bisa selesai sesegera mungkin.

Peserta Rakernas III PJS Mulai Berdatangan ke Batam, Ingin Nikmati Kuliner dan Pesona Wisata Kota Industri

Sehingga, proses pembangunan rumah hunian baru juga bisa segera dikerjakan.

“Saya juga ingin rumah hunian baru untuk warga bisa cepat selesai. Oleh sebab itu, kami berusaha untuk bisa mempercepat kepindahan warga ke hunian sementara,” pungkasnya.(dn/agm)

Redaksi

Recent Posts

Lebih dari 200 Peserta Ramaikan Lomba Ngael Cancang, KPDN Natuna Angkat Tradisi Lokal

NATUNA, Ariranews.com – Lebih dari 200 peserta meramaikan lomba Ngael Cancang atau memancing sambil berjalan…

60 menit ago

Antisipasi Karhutla dan Gangguan Keamanan, Lanud RSA Gelar Patroli Gabungan di Natuna

NATUNA, Ariranews.com – Lanud Raden Sadjad (RSA) bersama aparat gabungan meningkatkan pengawasan keamanan wilayah dan…

3 jam ago

BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026 Pada Sejumlah Investor, Ini Daftar Penerima

AriraNews.com, Batam - BP Batam memberikan apresiasi kepada sejumlah investor dan pelaku usaha melalui penyelenggaraan…

13 jam ago

Peserta Rakernas III PJS Mulai Berdatangan di Batam, Ketum Mahmud Marhaba: Momentum Konsolidasi Nasional

AriraNews.com, BATAM – Peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Pro Jurnalismedia Siber (PJS) mulai berdatangan…

19 jam ago

‎Lepas 218 Kontingen Porprov Kepri VI, Bupati Aneng: Anak Anambas Harus Berani Bersaing!

AriraNews.com, ANAMBAS – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, didampingi Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri…

21 jam ago

Dorong Pembangunan, Pemkab Anambas Perkuat Sinergi dengan Yayasan Anambas

AriraNews.com, ‎ANAMBAS – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, didampingi Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri…

21 jam ago