Kepri

Wagub Nyanyang Dukung PTK Group Kembangkan Aset dan Bisnis di Batam

AriraNews.com, Batam – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura menerima kunjungan manajemen PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) Group di Gedung Graha Kepri, Kota Batam, Rabu (22/10).
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Utama PTK, Afan Aftori, bersama jajaran manajemen di bawah PTK Group. Agenda pertemuan membahas pengelolaan aset bersama yang dimiliki perusahaan tersebut di wilayah Batam.

Dalam pertemuan itu, Wagub Nyanyang menyampaikan apresiasinya atas kontribusi PTK Group sebagai salah satu perusahaan logistik maritim yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi di Kepri. Ia juga mendorong perusahaan untuk terus memperluas lini bisnisnya agar dampak ekonomi yang dihasilkan semakin luas bagi masyarakat dan daerah.

“Sebagai perusahaan besar, PTK Group memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi daerah. Kami mendukung penuh rencana pengembangan bisnis dan aset mereka, termasuk rencana pembangunan perumahan bagi karyawan dan pekerja, yang sudah mengantongi izin berdasarkan fatwa planologi dari BP Batam,” ujar Nyanyang.

Sementara itu, Dirut PTK Group Afan Aftori menjelaskan, kunjungan tersebut bertujuan untuk menjalin komunikasi dan meminta dukungan Pemerintah Provinsi Kepri terhadap rencana ekspansi dan pengelolaan aset PTK ke depan.

UMKM Kepri Unjuk Gigi di KKI 2026, Produk Lokal Tembus Pasar Australia hingga Amerika

Menurut Afan, PTK Group saat ini telah mengembangkan tiga zona bisnis utama di Batam. Zona A seluas 12,9 hektar digunakan untuk pelabuhan, open storage, gudang, jetty, dan infrastruktur pendukung lainnya. Zona B mencakup lahan seluas 6,2 hektar yang telah dibangun menjadi gedung perkantoran, sementara Zona C seluas 4,5 hektar masih berstatus lahan kosong PPL.

“Secara keseluruhan, PTK Group memiliki aset seluas 71,7 hektar di Batam. Aset ini telah dimanfaatkan untuk berbagai fasilitas seperti pelabuhan, messhall, perumahan, warehouse, hingga lahan pengembangan baru,” jelas Afan.

Nyanyang berharap, pengelolaan dan pengembangan aset tersebut dapat berjalan sejalan dengan kebijakan pembangunan daerah, serta membuka lebih banyak peluang kerja dan investasi baru di Kepulauan Riau. (ara)

Redaksi

Recent Posts

UMKM Kepri Unjuk Gigi di KKI 2026, Produk Lokal Tembus Pasar Australia hingga Amerika

AriraNews.com, BATAM — Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kepulauan Riau (Kepri) semakin menunjukkan…

7 jam ago

Bukan Membatasi Kritik, Li Claudia Dorong Komunikasi Terbuka dengan Media

AriraNews.com, BATAM – Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menegaskan pentingnya membangun komunikasi…

14 jam ago

Lima Jam Susuri Hutan Terjal, Tim SAR Natuna Temukan 4 Warga Tersesat di Hari Ketiga

NATUNA, Ariranews.com – Setelah tiga hari melakukan pencarian, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna akhirnya…

16 jam ago

Sosok Irjen Pol Andry Wibowo, Narasumber UKW Komunitas Jurnalis Kepri yang Suka Sayur Asem

Oleh : Ady Indra PawennariKetua Umum Komunitas Jurnalis Kepri AriraNews.com, Tanjungpinang - Di bawah temaram…

17 jam ago

Bak Keluarga, Guyonan “Opung” Pecah Suasana, Ariastuty: BP Batam Dukung UKW KJK

AriraNews.com, Batam - Suasana ruang kerja Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, sore…

1 hari ago

Li Claudia Turun Langsung ke Lapangan Sampai Malam, 29 Titik Banjir di Batam Telah Ditangani

AriraNews.com, Batam - Tak kenal lelah dan waktu bahkan sampai malam, Wakil Kepala BP Batam,…

1 hari ago