Headline

Tumpang Tindih Alokasi Lahan, Kepala BP Batam: Segera Kita Selesaikan

Ariranews.com, Batam: Adanya kasus tumpang tindih pengalokasian lahan di Batam dibantah Kepala BP Batam, HM Rudi.

“Sebenarnya tak ada tumpang tindih karena semua proses berjalan,” kata Rudi saat menggelar jumpa pers, di Bida Marketing BP Batam, Selasa (27/4/2021) siang.

Hal tersebut menanggapi adanya pemberitaan terkait dua perusahaan yang mengaku sudah mendapatkan pengalokasian lahan namun lahannya dialokasikan lagi ke pihak lain. Dapat dikatakan tumpang tindih kata Rudi, apabila dua pihak memiliki Penetapan Lokasi (PL) di titik yang sama.

“Kalau baru draf belum diakui. Yang diakui itu kalau sudah ada PL dan ditandatangani. Kalau ada yang seperti itu (tumpang tindih) akan segera kita selesaikan,” kata Rudi.

Bandara Hang Nadim Buka Rute Baru Batam–Penang Mulai 18 Oktober 2026

Terkait pemberitaan tersebut kata Rudi setelah dilakukan pengecekan kedua perusahaan tersebut belum memiliki PL. Keduanya baru menyelesaikan pembayaran 10 persen dari jumlah UWTO. Sehingga keduanya baru memiliki draf dan proses untuk mendapatkan PL masih panjang.

“Sudah bayar tapi itu baru draf. Draf yang belum disahkan BP Batam. Kalau belum ada tanda tangan belum sah. Yang gini-gini banyak sekali. Ini yang ingin kita selesaikan,” kata Rudi lagi.

Dijelaskannya tumpang tindih dalam proses pengalokasian lahan tersebut karena beberapa faktor. Pertama karena baru membayar 10% dari nilai UWTO, kedua pembatalan izin karena tidak dibangun-bangun, dan ketiga berakhirnya masa sewa lahan.

“Data-data terkait lahan ada di komputer, ada dalam data base. Jika ternyata dicek, datanya tidak ada karena faktor-faktor itu sehingga lahan ini kita alokasikan ke perusahaan atau investor lain. Tumpang tindih itu karena masih pegang dokumen, yang baru menindih yang lama, iya,” ungkapnya.

Sehingga dia berharap, para investor yang sudah mendapatkan pengalokasian lahan agar segera membangun sesuai yang sudah dipersentasikan pada BP Batam. BP Batam sendiri ke depan akan terus memperbaiki sistem pengalokasian lahan.

“Bagi yang benar-benar serius ingin membangun tentu kami kasih (lahan). Kita ingin Batam ini perekonomiannya bangkit, seluruh lahan yang sudah dialokasikan dibangun oleh pemiliknya sehingga Batam semakin maju dan pesat,” harap Rudi.

Pasar JICA Disiapkan Jadi Pintu Masuk Buyer, Hasil Nelayan Natuna Dibidik Tembus Pasar Luar Daerah dan Luar Negeri

Sementara, Direktur Lahan BP Batam, Ilham Eka Hartawan menambahkan, terkait pelayanan pihaknya mengalami kesulitan karena sebagian perusahaan penerima alokasi lahan tidak secara lengkap mencantumkan alamat dan nomor kontak perusahaan.

“Kami imbau kepada penerima alokasi untuk memberikan alamat terbaru, nomor telepon atau gak alamat email. Kadang-kadang nomor telepon atau emailnya tak jelas juga, sehingga sulit dihubungi,” kata Ilham.

“Dan kalau ada keterlambatan pelayanan terkait pengurusan dokumen lahan itu kesalahan dari saya, karena kami bekerja mengikuti prosedur dan aturan yang ada,” Ilham menambahkan.(emr)

Redaksi

Recent Posts

Bandara Hang Nadim Buka Rute Baru Batam–Penang Mulai 18 Oktober 2026

AriraNews.com, Batam – Konektivitas udara Batam dengan Malaysia akan semakin terbuka menyusul rencana pembukaan rute…

3 jam ago

Pasar JICA Disiapkan Jadi Pintu Masuk Buyer, Hasil Nelayan Natuna Dibidik Tembus Pasar Luar Daerah dan Luar Negeri

Natuna, Ariranews.com — Pemerintah Kabupaten Natuna mendorong pembangunan Pasar JICA tidak hanya menjadi fasilitas perdagangan,…

4 jam ago

Empat Warga Diduga Tersesat di Hutan Natuna, Tim SAR Bergerak Lakukan Pencarian

Natuna, Ariranews.com — Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna bergerak melakukan pencarian terhadap empat…

6 jam ago

Masuki Tahun ke-11, BATIC 2026 Buka Babak Baru Transformasi Digital Asia Pasifik

AriraNews.com, Nusa Dua- Melanjutkan kesuksesan penyelenggaraan Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) tahun sebelumnya, Telin,…

7 jam ago

Tekan Inflasi Pangan, BI Bersama Tiga KWT Anambas Kembangkan Budidaya Cabai

AriraNews.com, ANAMBAS – Tiga Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kabupaten Kepulauan Anambas bergerak bersama dalam…

9 jam ago

Pelabuhan Selat Lampa Diusulkan Berkode Internasional, Natuna Berpeluang Jadi Pintu Ekspor-Impor

Natuna, Ariranews.com — Pelabuhan Selat Lampa di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, didorong untuk memiliki kode…

9 jam ago