SCROLL TO CONTINUE WITH NEWS
Batam Headline

Sudah Divaksin Tetap Wajib Swab Antigen

Ariranews.com, Batam: Meski sudah menjalani vaksinasi Covid-19, aturan swab antigen masih tetap berlaku. Artinya bagi warga Batam yang ingin keluar daerah Kepri tetap harus menjalani swab antigen.

“Tetap swab antigen, belum ada kebijakan meniadakan,” ujarnya Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Senin (8/3/2021).

Dengan masih diberlakukannya aturan ini, menurutnya juga sebagai salah satu upaya dalam mencegah penyebaran virus Covid-19 dari pendatang, maupun warga Batam, Kepulauan Riau yang kembali dari luar kota.

Upaya menekan angka pertumbuhan Covid-19, juga dibuktikan dengan penurunan kasus Covid-19 di Kota Batam beberapa hari terakhir.

Amsakar Achmad Nyatakan Siap Kembali Pimpin KAHMI Batam Periode 2026-2031

Sehingga, pihaknya sejauh ini fokus untuk penanganan penyembuhan pasien Covid-19 Kota Batam.

“Swab antigen lebih akurat. Sehingga bisa terdetect sejak awal,” katanya.

Seperti diketahui, kasus Covid-19 di Batam kini mencapai 5895 kasus hingga Rabu (3/3/2021) lalu.

Dari total kasus ini, sebanyak 5672 kasus di antaranya telah sembuh dari Covid-19, sedangkan pasien meninggal ada 152 kasus. Saat ini, jumlah pasien dirawat ada sebanyak 71 kasus aktif.

Di tanggal yang sama, terdapat penambahan 3 kasus baru di Kota Batam, seluruhnya adalah pasien kasus tanpa gejala.

“Tingkat kesembuhan kasus sekarang mencapai 96,2 persen, sedangkan tingkat kasus aktif 1,2 persen. Sementara itu tingkat kematiannya 2,5 persen,” jelasnya.

Musda VI KAHMI Batam Digelar 18–19 September, Siapkan Gagasan Strategis untuk Masa Depan Batam

Pemerintah beserta Satgas Covid-19 Kota Batam masih terus memeriksa sampel PCR test yang saat ini telah berjumlah total 26366 sampel diperiksa.

Dari sampel ini, sebanyak 20412 sampel dinyatakan negatif dan 59 lainnya on proses.

Di minggu pertama bulan Maret 2021, penambahan kasus Covid-19 pun mencapai 14 kasus.

Jumlah pasien terbanyak dirawat di RSKI Covid-19 Galang sebanyak 41 pasien, RS Awal Bros 12 pasien, RS Elisabeth Batam Kota 5 pasien dan RS Elisabeth Lubuk Baja 5 pasien.

Dengan adanya penambahan kasus ini, kecamatan Mainland masih didominasi zona kuning.

Perceraian ASN Batam Tembus Puluhan Kasus, PIL dan WIL hingga KDRT Jadi Faktor Pemicu

Di antaranya, Kecamatan Bengkong 4 kasus, Kecamatan Lubuk Baja 8 kasus, Kecamatan Nongsa 5 kasus, dan Kecamatan Sei Beduk 3 kasus.

Kecamatan Sagulung 8 kasus, Kecamatan Batu Aji 7 kasus, Kecamatan Sekupang 4 kasus, dan Kecamatan Batu Ampar dengan 4 kasus.

Sementara itu Kecamatan Batam Kota masih menetap di zona merah dengan 25 kasus.

Sedangkan tiga kecamatan Hinterland, yaitu Belakangpadang, Bulang dan Galang, masih berzona hijau tanpa kasus Covid-19.(emr)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Terbaring Lemah Usai Lakalantas, Trisno Aji Mantan Jurnalis Bahagia Dijenguk KJK

02

Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Natuna Perluas BDR dari 6 Menjadi 13 Kecamatan

03

Amsakar Achmad Nyatakan Siap Kembali Pimpin KAHMI Batam Periode 2026-2031

04

Musda VI KAHMI Batam Digelar 18–19 September, Siapkan Gagasan Strategis untuk Masa Depan Batam