Advertisement
Batam Headline

Sudah 10 Hari Air SPAM Batam Keruh, Kualitas PT Moya Dipertanyakan

Warga Batam saat berdemo di kantor Pelayanan Air Batam beberapa waktu lalu.

AriraNews.com, Batam – Keseriusan PT Moya Indonesia dalam menjadi operator pengelolaan air bersih di Batam dipertanyakan kemampuannya. Berbagai keluhan disampaikan warga. Terbaru, sudah 10 hari ke belakang kondisi air di perumahan Pesona Rhabayu, Tiban, Sekupang, keruh, berlumpur. Warga pun  khawatir akan diserang penyakit, mulai dari penyakit kulit hingga penyakit pencernaan.

Sarma, salah seorang konsumen mengeluhkan hal ini. Bahkan Sarma menuntut janji Kepala BP Batam, Muhammad Rudi yang menjamin kualitas air minum ke rumah warga akan jauh lebih baik, setelah dipegang oleh PT Moya Indonesia.

“Pak Kepala BP Batam pernah menjamin, kualitas air bersih ke rumah warga akan jauh lebih baik, dibanding saat dipegang ATB, tapi nyatanya, air yang sampai ke rumah kami, malah jauh lebih buruk,” ungkap Sarma.

Untuk itu, Sarma berharap, Kepala BP Batam merealisasikan apa yang telah disampaikannya.

Ditkrimsus Polda Kepri Sita Tiga Mesin Pesawat Senilai Rp 30 Miliar, Diduga Akan Diecer Jadi Suku Cadang

“Harus ada kontrol yang tegas terhadap pengelola air. Karena air ini hajat hidup orang ramai, semua butuh air, apalagi saat ini namanya sudah SPAM Batam Sistem Penyediaan Air Minum, kalau airnya seperti ini, kuning dan berlumpur, apakah layak untuk diminum, jangankan diminum untuk MCK (Mandi, Cuci, Kakus) saja tak layak ini,” tegasnya.

Sarma berharap pihak BP Batam memiliki ketegasan, jangan mengorbankan masyarakat Batam dengan kualitas air yang jelek.

“Yang rugi BP Batam juga, namanya akan terseret-seret akibat pihak mitra yang tidak dapat memberikan pelayanan yang baik dan sesuai keinginan masyarakat Batam,” tutup Sarma.(bos/emr)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Ditkrimsus Polda Kepri Sita Tiga Mesin Pesawat Senilai Rp 30 Miliar, Diduga Akan Diecer Jadi Suku Cadang

02

Pemko Batam Perkuat Perlindungan Sosial, Setahun Jumlah Warga Miskin di Batam Berkurang 10 Ribu Jiwa

03

Pemkab Natuna Siapkan Dua Skema Pembangunan Jembatan Subi dan Akses Sekolah Antarpulau

04

RUPSLB Telkom 2026, Tunjuk Nanang Hendarno Sebagai Direktur Utama