Batam

SPPG Nongsa #04 Resmi Beroperasi, Penuhi Standar Badan Gizi Nasional

AriraNews.com, BATAM – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nongsa #04 yang berlokasi di Ruko Permata Bandara Nomor 35–38, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi beroperasi pada Rabu (22/10/2025). Dapur pelayanan gizi ini di tahap awal akan melayani 1.000 penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

Sekretaris Yayasan Jasa Boga Bina Kuliner, Diana Marthina Chalim, S.Si, selaku mitra dapur SPPG Nongsa #04, menjelaskan bahwa pendirian dapur ini bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Peresmian dapur turut dihadiri (menggunting pita) Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kepri, Sugiarto, dan Tim Pengendalian Percepatan Pembangunan Provinsi Kepri, Gunawan Satari dan sejumlah tamu undangan lainnya.

“Kami berkolaborasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menyukseskan program MBG dari Presiden Prabowo. Harapannya, anak-anak Indonesia tumbuh menjadi generasi yang cerdas, produktif, dan bergizi baik,” ujar Diana, yang juga menjabat sebagai Pembina Perkumpulan Chef Profesional Indonesia (PCPI).

Dapur SPPG Nongsa #04 berdiri di atas lahan seluas 4.00 meter persegi sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN). Selain zona operasional juga terdapat zona administrasi untuk kepala SPPG, akuntan, dan ahli gizi. Dalam operasionalnya, dapur ini melibatkan 47 relawan yang berasal dari masyarakat sekitar. Mereka akan mendapat gaji serta jaminan BPJS Ketenagakerjaan.

Investasi Korea di Batam Tembus USD65,1 Juta, BP Batam Jemput Peluang Baru di Seoul

Pada tahap awal, dapur ini memproduksi 1.000 porsi makanan bergizi per hari dan akan ditingkatkan hingga 3.000 porsi sesuai produksi maksimal satu dapur SPPG.

“Dapur ini bukan hanya pusat produksi makanan bergizi, tetapi juga wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar,” kata Diana.

Sekretaris Yayasan Jasa Boga Bina Kuliner, Diana Marthina Chalim, S.Si, bersama sejumlah tamu undangan usai peresmian SPPG Nongsa #04.

Sementara itu, Kepala SPPG Nongsa Batu Besar #04, Nanda Gustrie Yani, menjelaskan dapur ini akan melayani sekitar 3.000 penerima manfaat dari jenjang TK hingga SMK, dengan jangkauan distribusi maksimal 6 kilometer.

“Proses memasak dimulai pukul 02.00 dini hari agar makanan tiba di sekolah dalam kondisi terbaik,” jelas Nanda.

Peresmian dapur turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, yang menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program nasional tersebut.

Sejumlah tamu undangan yang hadir dalam peresmian SPPG Nongsa #04.

“Program ini sejalan dengan upaya peningkatan SDM, pencegahan malnutrisi dan stunting, sekaligus mendorong roda ekonomi masyarakat. Karena itu, semua pihak harus menjaga mutu dan higienitas makanan,” kata Hendri.

BP Batam Perkenalkan E-PPID, Permudah Masyarakat Mengakses Informasi Publik Secara Online

Hendri mengingatkan pentingnya ketelitian dalam pengolahan makanan agar tidak terjadi kesalahan seperti yang pernah terjadi di wilayah lain. Ia juga menegaskan pentingnya mengikuti SOP gizi dan keamanan pangan secara ketat.

Selain itu, Hendri menyebutkan bahwa hingga kini di Batam telah berdiri 66 SPPG aktif, sementara 68 lainnya masih dalam proses pembangunan. Jumlah SPPG di Batam targetnya 120 hingga 125 SPPG yang rencana akan dibangun. Kecamatan Nongsa sendiri ditargetkan memiliki delapan dapur SPPG, dan Nongsa #04 menjadi yang ketujuh diresmikan.

Program MBG, lanjut Hendri, ditujukan bagi ibu hamil, menyusui, serta peserta didik dari PAUD hingga SMA/SMK. Ia juga mengingatkan agar setiap sekolah memeriksa kembali makanan yang diterima untuk menjaga keamanan konsumsi anak-anak.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kepri, Sugiarto, menyebutkan bahwa Batam kini menjadi daerah dengan cakupan layanan MBG terbesar di Kepulauan Riau. Jumlah SPPG di Batam targetnya 120 hingga 125 SPPG yang rencana akan dibangun. Yang aktif ada 66, dan 68 sedang dalam proses.

“Total sudah ada 69 SPPG di Batam yang melayani sekitar 328 ribu penerima manfaat. Semoga SPPG Nongsa #04 berjalan maksimal dan terus berkontribusi bagi peningkatan gizi anak-anak,” ujarnya.

BP Batam Perkuat Kompetensi Pegawai melalui Pelatihan dan Sertifikasi K3

Sedangkan Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kepri, Sugiarto, menyebutkan saat ini di Batam telah berdiri 69 SPPG yang melayani sekitar 328 ribu penerima manfaat, menjadikan Batam salah satu daerah dengan cakupan terbesar di Kepri.

“Semoga SPPG Batu Besar #04 berjalan maksimal dan terus berkontribusi bagi peningkatan gizi anak-anak di Batam,” ujarnya. (ara)

Redaksi

Recent Posts

Investasi Korea di Batam Tembus USD65,1 Juta, BP Batam Jemput Peluang Baru di Seoul

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menjemput peluang investasi baru dari Korea Selatan…

7 jam ago

BP Batam Perkenalkan E-PPID, Permudah Masyarakat Mengakses Informasi Publik Secara Online

AriraNews.com, BATAM – BP Batam memperkuat keterbukaan informasi publik melalui pengembangan layanan elektronik Pejabat Pengelola…

20 jam ago

XLSMART Resmikan XL Center ke-121 di Palembang, Perluas Akses Layanan Pelanggan

AriraNews.com, PALEMBANG – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) meresmikan XL Center H Bastari di…

22 jam ago

BP Batam Perkuat Kompetensi Pegawai melalui Pelatihan dan Sertifikasi K3

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Biro Sumber Daya Manusia bekerja sama dengan…

23 jam ago

Perkuat Keandalan Listrik Anambas, Bupati Aneng Tinjau Langsung Kedatangan Mesin Pembangkit

AriraNews.com, Anambas – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, meninjau kedatangan dan proses bongkar muat mesin Pembangkit…

23 jam ago

BP Batam Gelar Coaching Clinic, Kawal Kelengkapan Perizinan OSS Pelaku Usaha

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar Coaching Clinic Perizinan Berusaha (PB) dan…

23 jam ago