Kepri

Sekdaprov Misni Hadiri Capacity Building TPID di Jawa Barat, Perkuat Strategi Pengendalian Inflasi Daerah

AriraNews.com, Kepri – Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, menghadiri kegiatan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Provinsi Kepulauan Riau yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Kamis (21/5).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas dan sinergi TPID dalam menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi daerah.

Kegiatan yang dilaksanakan bersama Bank Indonesia tersebut diikuti jajaran TPID Provinsi Kepulauan Riau, pemerintah kabupaten/kota, BUMD, serta pelaku usaha. Jawa Barat dipilih sebagai lokasi capacity building karena dinilai berhasil dalam pengendalian inflasi dan meraih penghargaan TPID Award 2025 wilayah Jawa-Bali.

Dalam rangkaian kegiatan, peserta mendapatkan pemaparan mengenai strategi pengendalian inflasi melalui kerangka 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi yang efektif. Selain itu, peserta juga melakukan diskusi dan kunjungan lapangan untuk melihat langsung praktik baik pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan di Jawa Barat.

Bengkong Swadebi dan 167 Titik Jadi Perhatian Penanganan Banjir, Amsakar-Li Claudia Siapkan Langkah Konkret

Sekdaprov Kepri Misni mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antardaerah dalam menghadapi tantangan inflasi yang terus berkembang.

“Pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan agar stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan tetap terjaga,” ujar Misni.

Ia menambahkan, Kepri perlu terus belajar dari daerah yang berhasil menjaga stabilitas inflasi agar strategi yang diterapkan dapat disesuaikan dengan karakteristik wilayah kepulauan.

“Kami berharap melalui capacity building ini, TPID Kepri dapat memperoleh banyak praktik baik dan inovasi yang bisa diterapkan di daerah, terutama dalam menjaga distribusi pangan dan memperkuat kerja sama antardaerah,” tambahnya.

Misni juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berkomitmen memperkuat langkah pengendalian inflasi secara adaptif dan berkelanjutan guna menjaga daya beli masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Kegiatan Capacity Building TPID ini turut diisi dengan penandatanganan kerja sama antardaerah (Kerja Sama Antar Daerah/KAD) dalam mendukung stabilitas pasokan komoditas pangan strategis antarwilayah. (ron/emr)

DBH Natuna Dipangkas 50 Persen, Daerah Alami Tekanan Fiskal dan Gandeng OJK Jaga Ekonomi
Redaksi

Recent Posts

Bengkong Swadebi dan 167 Titik Jadi Perhatian Penanganan Banjir, Amsakar-Li Claudia Siapkan Langkah Konkret

AriraNews.com, Batam - Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa pemerintah…

10 jam ago

DBH Natuna Dipangkas 50 Persen, Daerah Alami Tekanan Fiskal dan Gandeng OJK Jaga Ekonomi

Natuna, Ariranews.com – Pemerintah Kabupaten Natuna menghadapi tekanan fiskal setelah Dana Bagi Hasil (DBH) yang…

11 jam ago

BPJS Kesehatan Gandeng PT Sumitomo Wiring System, 50 Warga Dibantu Iuran JKN

Batam, Ariranews.com – BPJS Kesehatan Cabang Batam menggandeng PT Sumitomo Wiring System untuk memperluas perlindungan…

11 jam ago

Jalan Gajah Mada Batam Kembali Bergerak, BP Batam Pantau 50 Titik dan Siapkan Penguatan Struktur

Batam, AriraNews.com – Jalan Gajah Mada, khususnya di kawasan tanjakan Hotel Vista, kembali mengalami perubahan…

12 jam ago

Ditkrimsus Polda Kepri Sita Tiga Mesin Pesawat Senilai Rp 30 Miliar, Diduga Akan Diecer Jadi Suku Cadang

AriraNews.com, BATAM – Polda Kepulauan Riau (Kepri) menyita tiga unit mesin turbo pesawat yang diduga…

15 jam ago

Pemko Batam Perkuat Perlindungan Sosial, Setahun Jumlah Warga Miskin di Batam Berkurang 10 Ribu Jiwa

AriraNews.com, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat penanganan kemiskinan melalui perlindungan sosial, pemberdayaan…

16 jam ago