Kepri

Rakor Antikorupsi di Natuna, KPK Ingatkan Risiko OTT pada Sektor Pengadaan

Ariranews.com, Natuna – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti celah korupsi di Kabupaten Natuna, dengan menegaskan bahwa proses penganggaran menjadi titik awal paling rawan terjadinya praktik penyimpangan.

Peringatan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi yang digelar di Kantor Bupati Natuna, Rabu (8/4/2026), yang dihadiri jajaran pimpinan daerah serta organisasi perangkat daerah (OPD).

Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I KPK RI, Agung Yudha Wibowo, mengungkapkan bahwa pola korupsi di daerah umumnya bermula dari penyusunan anggaran, kemudian berlanjut pada proses pengadaan barang dan jasa.

“Pengadaan itu paling rentan. Titik awalnya hampir selalu dari penganggaran. Kami ingatkan, hati-hati dan jangan sembrono. Jangan sampai ada pejabat di Natuna yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT),” tegasnya.

“Laga Para Juara” Berlanjut di PalembangFinal Regional AXIS Nation Cup 2026 Southern Sumatra Siapkan Wakil ke Panggung Nasional

Menurutnya, kehadiran KPK di daerah bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan tata kelola pemerintahan berjalan baik dan bebas dari praktik korupsi.

“Kami hadir untuk mencegah. Kami ingin Natuna menjadi daerah yang antikorupsi dan tata kelolanya berjalan dengan baik,” ujarnya.


Namun, ia mengingatkan bahwa ancaman korupsi masih sangat nyata dan bisa melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepala daerah hingga legislatif.

“Kalau sampai terjadi, berarti semua pihak terlibat. Ini yang harus menjadi perhatian bersama,” katanya.

KPK juga menyoroti potensi sumber daya alam Natuna yang besar, namun belum sepenuhnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat akibat adanya praktik penyimpangan oleh oknum.

“Potensi alam luar biasa, tapi kesejahteraan rendah. Ini harus jadi refleksi,” ujar Agung.

Dua Personel SAR Natuna Lolos Seleksi Nasional, Tembus Basarnas Special Group IV


Ia menambahkan, keterbatasan anggaran daerah seharusnya menjadi alasan untuk memperkuat integritas, bukan membuka peluang penyimpangan.

“APBD kita kecil, jangan sampai habis karena korupsi. Bagaimana mau maju kalau masih ada praktik seperti itu,” tegasnya.

Selain itu, KPK menekankan pentingnya pengawasan terhadap program strategis nasional agar anggaran besar benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Jangan anggaran besar tapi manfaatnya kecil. Kalau ada yang tidak sesuai, benahi dan laporkan,” katanya.

Sebagai langkah konkret, KPK mendorong Pemerintah Kabupaten Natuna memperkuat pengawasan internal melalui inspektorat, sekaligus meningkatkan integritas dalam setiap proses pengambilan kebijakan. Peran masyarakat juga dinilai penting dalam mengawasi jalannya pemerintahan.

Amsakar Dorong Penguatan Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Pembangunan Batam

“Pencegahan terbaik memang penindakan. Tapi sebelum itu, mari kita cegah bersama,” ujarnya.

Di sisi lain, Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan KPK yang dinilai sebagai momentum memperkuat tata kelola pemerintahan.

“Kami bersyukur atas kehadiran KPK. Ini menjadi kesempatan besar bagi kami untuk belajar dan memperkuat integritas,” ujarnya.
(Dod)

Dodi

Recent Posts

“Laga Para Juara” Berlanjut di PalembangFinal Regional AXIS Nation Cup 2026 Southern Sumatra Siapkan Wakil ke Panggung Nasional

AriraNews.com, PALEMBANG – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand AXIS menggelar Final Regional…

1 jam ago

Dua Personel SAR Natuna Lolos Seleksi Nasional, Tembus Basarnas Special Group IV

Natuna, AriraNews.com — Dua personel Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna berhasil lolos seleksi tingkat…

15 jam ago

Amsakar Dorong Penguatan Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Pembangunan Batam

AriraNews.com, Batam – Pemerintah Kota Batam mendorong penguatan kolaborasi dengan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan pembangunan…

18 jam ago

Tanam Mangrove Bersama Dekranasda, Bupati Aneng Dorong Pelestarian Lingkungan

‎AriraNews.com, ‎ANAMBAS - Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menghadiri kegiatan penanaman pohon mangrove bersama Dewan Kerajinan…

22 jam ago

Boga Bali, Tempat Favorit Warga Johor Bahru Nikmati Ragam Cita Rasa Nusantara

AriraNews.com, Johor Bahru - Aroma rempah yang kaya menjadi pembuka pengalaman bersantap di Boga Bali,…

23 jam ago

Inflasi Kepri September Turun Jadi 3,49 Persen, Harga Emas, BBM dan Pangan Masih Jadi Perhatian

AriraNews.com, BATAM — Inflasi Kepulauan Riau (Kepri) pada September 2026 tercatat 3,49 persen secara tahunan…

1 hari ago