Batam

Pramuwisata Serobot Tamu Langgar Etika, Keanggotaan HPI Bisa Dicabut

AriraNews.com, Batam – Nurul, pemilik tour and travel di Batam, mengaku geram setelah mengetahui pramuwisata yang masih bekerja di perusahaannya diam-diam mengambil alih tamu dari mitra Singapura. Pramuwisata seharusnya kata Nurul menjadi mitra strategis travel agen.

“Ini bukan tamu kecil. Ini paket besar. Tamu yang biasanya lewat kami justru diambil sendiri. Dia masih pakai seragam kami, masih kerja dengan kami, tapi diam-diam mengambil tamu kami,” kata Nurul, saat berbincang dengan Forum Jurnalis Pariwisata (FJP) Kepri, di Batam Center, Sabtu (3/1/2026) sore.

Bagi Nurul, peristiwa tersebut bukan sekadar pelanggaran etika. Tindakan itu merusak sistem bisnis, mencederai kemitraan, dan menimbulkan kerugian nyata.

Ia menegaskan bahwa membangun kepercayaan dengan mitra luar negeri bukan perkara mudah. Namun, semua itu bisa runtuh hanya karena satu oknum yang memilih jalan pintas.

Hotel KITA Tanjungpinang, Permintaan Kamar Meningkat Harga Tetap

Ketua Dewan Pengawas Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Provinsi Kepri, Abdi Natigor Simatupang, menyayangkan praktik tersebut. Tindakan tersebut tidak hanya melanggar etika profesi, tetapi juga menghancurkan kepercayaan yang selama ini dibangun susah payah oleh pelaku usaha pariwisata.

“Kalau kejadiannya seperti itu, saya nyatakan tindakan oknum anggota HPI tersebut 100 persen salah dan melanggar aturan,” tegas Abdi di forum yang sama.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi peringatan keras bagi pramuwisata lain yang mencoba bermain dua kaki.

Abdi menjelaskan bahwa seluruh pramuwisata di Kepri wajib tergabung dalam HPI Kepri. Dengan sistem tersebut, organisasi memiliki kewenangan moral dan struktural untuk menindak pelanggaran.

“Kalau ada tamu diserobot, kalau ada tindakan menyimpang, silakan laporkan secara resmi. HPI tidak akan tinggal diam,” tegasnya.

HPI Kepri memiliki kode etik yang jelas dan mengikat. Setiap pelanggaran akan dibawa ke sidang etik. Jika terbukti bersalah, sanksi akan dijatuhkan secara berjenjang.

DPRD Batam Harap APM Batam Perkuat Profesionalisme Pelayanan Wisata dan Promosi Budaya Melayu

Mulai dari peringatan keras, penonaktifan sementara, hingga pencabutan kartu anggota yang berarti kehilangan status sebagai pramuwisata.

Abdi menegaskan bahwa HPI tidak melarang pramuwisata naik kelas menjadi pengusaha travel. Namun, proses tersebut wajib dilakukan secara terhormat dan legal.

“Silakan upgrade diri. Buat perusahaan, lengkapi badan hukum. Tapi jangan menyerobot tamu. Jangan khianati mitra sendiri,” tegas Abdi.

Terkait kasus yang dialami Nurul, HPI Kepri menegaskan siap memproses secara organisasi. Namun, langkah tersebut hanya bisa dilakukan setelah laporan resmi diterima.

“Setelah laporan masuk, baru kami lakukan klarifikasi dan menentukan sanksi yang dijatuhkan,” tutup Abdi. (emr)

Oakwood Grand Batam Hadirkan Merdeka Market, 15-16 Agustus 2026: Pop-Up Market Bertabur Budaya, UMKM, dan Hadiah
Redaksi

Recent Posts

Bendera Merah Putih 20 Meter Terbentang di Puncak Bukit Pulau Laut, SAR Natuna Gaungkan Semangat Kemerdekaan

Natuna, Ariranews.com — Semangat kemerdekaan berkibar hingga wilayah terluar Kabupaten Natuna. Menjelang peringatan HUT ke-81…

2 jam ago

Family Gathering Jelang HUT ke-81 RI, SAR Natuna Perkuat Soliditas Personel untuk Misi Kemanusiaan

Natuna, Ariranews.com — Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna menggelar family gathering bersama jajaran pejabat,…

8 jam ago

Hotel KITA Tanjungpinang, Permintaan Kamar Meningkat Harga Tetap

AriraNews.com, TANJUNGPINANG – Momen perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus selalu menghadirkan suasana berbeda di Kota…

11 jam ago

SAR Natuna Apresiasi Peran Media dalam Membangun Budaya Keselamatan di Natuna dan Anambas

Natuna, Ariranews.com — Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna menilai media memiliki peran strategis dalam…

12 jam ago

DPRD Batam Harap APM Batam Perkuat Profesionalisme Pelayanan Wisata dan Promosi Budaya Melayu

AriraNews.com, Batam – Penguatan kualitas pelayanan wisatawan menjadi perhatian dalam pelantikan pengurus Asosiasi Pramuwisata Madani…

13 jam ago

Oakwood Grand Batam Hadirkan Merdeka Market, 15-16 Agustus 2026: Pop-Up Market Bertabur Budaya, UMKM, dan Hadiah

AriraNews.com, Batam - Dalam semangat memperingati HUT RI ke-81, Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam…

1 hari ago