Karimun

Plt Kadis Kesehatan Umumkan Hasil Uji Lab Sampel MBG, Ini Hasilnya!

Karimun, ariranews.com- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), menyatakan hasil tes laboratorium terkait sampel makanan yang dikonsumsi para murid yang diduga keracunan pada 25 September 2025 lalu. Pengumuman hasil tersebut disampaikannya pada Kamis (2/10/2025) Siang di rumah dinas Bupati Karimun.

Pasca insiden terkait dugaan keracunan di SMP Negeri 2 Karimun, Dinas Kesehatan sudah mengeluarkan pernyataan hasil tes laboratorium yang sudah dirilis oleh Badan Teknis Kesehatan Lingkungan (BTKL) Batam.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Soerjadi, mengatakan hasil tes lab mengambil dari 3 sampel makanan untuk proses uji lab dugaan keracunan MBG.

“Untuk yang terjadi di SMP N 2 Karimun, kita mengambil 3 sampel untuk proses uji lab, sampel pertama dari SPPG, sampel kedua dari SPPG yang sudah sampai di SMP N 2 Karimun tapi belum dimakan, yang ketiga sisa makanan dari SMP N 2 Karimun ke SPPG,” ujar Soerjadi.

Dihadiri Peserta dari Aceh hingga Malaysia, Enjoy Karimun Tampil Spektakuler, Lebah Begantong Hibur Pengunjung dengan Pantun Pamungkas

Soerjadi, mengatakan pengambilan sampel dilakukan dari berbagai sumber makanan di SPPG Rezeki Karimun.

“Ada 5 sampel yang diuji, diantaranya nasi putih, tempe, semangka, acar dan telur sambal. Sementara itu, tiga dinyatakan negatif bakteri dan 2 lainnya terkontaminasi bakteri,” ujar Soerjadi

Soerjadi, mengatakan ada dua jenis makanan yang ditemukan bakteri, di antaranya menu telur sambal dan acar, dan untuk pada menu acar, BTKL menemukan adanya bakteri Escherichia coli, Coliform, Bakteri Staphylococcus. Sementara pada menu telur sambal, BTKL menemukan adanya bakteri Escherichia coli dan Coliform.

“untuk makanan yang diambil di SPPG awal baru hanya bakteri Escherichia coli dan Coliform, setelah itu untuk makanan yang sudah didistribusikan dan belum dikonsumsi itu ada ditemukan hal yang sama bahkan tambah satu bakteri, yaitu Staphylococcus,” ujar Soerjadi

Soerjadi mengatakan, untuk bakteri Escherichia coli dan Coliform umumnya muncul akibat penggunaan air yang terkontaminasi. Sedangkan Staphylococcus biasanya berasal dari higienitas yang kurang diperhatikan.

“untuk adanya bakteri Escherichia coli, Coliform dan Staphylococcus. Itu bisa saja karena anak-anak tidak cuci tangan atau faktor lainnya,” ujar Soerjadi.
 
Soerjadi, menyebut bakteri-bakteri itu diketahui bisa menyerang sistem pencernaan, terutama dari bakteri Escherichia coli dan Coliform.

Dari Stan Sederhana hingga Panggung Dakwah, Rohis Expo V Nyalakan Semangat Pelajar Karimun

Soerjadi, mengatakan Dinkes Karimun akan segera membuat rekomendasi kepada SPPG Rezeki yang menyediakan MBG, Salah satunya, untuk menganti sumber air.

“Sebagus apapun beras atau menu kita, dan bahan yang berkualitas, tetapi jika dicuci dengan air yang terkontaminasi bakteri itu tidak bagus. Kami rekomkan untuk memakai sumber air yang sudah bersertifikat SLHS,” ujar Soerjadi.

Sementara itu, untuk hasil uji lab terhadap SDN 010 Meral saat ini masih menunggu. Informasi terakhir yang di dapat, hasil uji lab akan keluar pada Jumat 3 Oktober besok.
 
 *Ayat
 

Dodi

Recent Posts

Cegah Gangguan Saat Agenda Penting, PLN Natuna Perkuat Pemeliharaan Jaringan

NATUNA, Ariranews.com – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Natuna memperkuat pemeliharaan jaringan listrik untuk mengantisipasi…

14 jam ago

Hadapi Musim Utara, PELNI Perkuat Layanan Logistik untuk Natuna

NATUNA, Ariranews.com – Distribusi barang dan kebutuhan pokok ke Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, menjadi perhatian…

16 jam ago

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Natuna Dorong Perpustakaan Desa Jadi Pusat Pengembangan SDM

NATUNA, Ariranews.com – Alokasi anggaran Rp400 juta dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) untuk…

20 jam ago

Festival Literasi III Natuna Buka Ruang bagi Talenta Muda, dari Seni hingga Edukasi

NATUNA, Ariranews.com – Festival Literasi III Kabupaten Natuna menjadi panggung bagi talenta muda untuk menunjukkan…

20 jam ago

1.730 Tim Tersisa 16 Finalis, AXIS Nation Cup 2026 Siap Tentukan Juara Futsal Pelajar Nasional

AriraNews.com, JAKARTA - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui merek layanan AXIS resmi menetapkan…

20 jam ago

KUFPEC Indonesia Bersama Pemkab Anambas Salurkan Bantuan untuk Pengembangan UMKM Lokal

AriraNews.com, ‎ANAMBAS - Bupati Kepulauan Anambas, Aneng didampingi Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri…

20 jam ago