BP Batam

Penghapusan UWT Mencuat, BP Batam Masih Fokus Tata Kelola Lahan

Ariranews.com, Batam – Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) atau Uang Wajib Tahunan (UWT) kepada BP Batam kembali menjadi sorotan publik. Isu ini mencuat saat aksi unjuk rasa Koalisi Rakyat Batam (KRB) beberapa waktu lalu.

Dalam sembilan tuntutannya, KRB mendesak pemerintah menghapus pungutan UWT, khususnya untuk lahan seluas kurang dari 200 meter persegi. Mereka menilai kebijakan tersebut memberatkan masyarakat.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan pihaknya belum membahas soal penghapusan UWTO. Saat ini BP Batam lebih fokus mempersiapkan sistem tata kelola lahan.

“Kami belum membahas sampai ke arah itu, bagaimana soal UWTO, tarif, dan kebijakan yang terkait. Saat ini fokus kami menyiapkan tata kelola lahan,” ujar Amsakar.

Hari Bakti ke-55 BP Batam, Teguhkan Komitmen Majukan Batam

Ia menjelaskan BP Batam kini tengah mengembangkan Land Management System (LMS) sebagai upaya memperbaiki pendistribusian lahan. “Ini sedang kami persiapkan dan nanti akan kami sampaikan dalam rapat dengan Komisi VI DPR RI,” katanya.

Amsakar juga menyebut aspirasi masyarakat mengenai UWTO akan diteruskan dalam rapat tersebut. Namun, hingga kini pihaknya belum memiliki formulasi penghapusan UWTO untuk lahan di bawah 200 meter persegi.

“Saya belum punya hitung-hitungan soal itu. Jarang saya mendengar lahan ini gratis. Umumnya, semakin dekat ke perkotaan nilainya semakin tinggi,” ujarnya.

Menurutnya, lahan di Batam dibedakan ke dalam beberapa kategori, seperti kawasan perkotaan, industri, dan lainnya. Tarif UWTO di kawasan industri umumnya lebih mahal.

“BP Batam belum membahas sampai sedetail itu. Intinya, saat ini kami fokus mempersiapkan tata kelola lahan di Kota Batam,” tegasnya. (ara)

Orange Sky Indonesia Resmi Ditunjuk Rexvin Group Kelola Resort Villa Modern Living di Pusat Kota
Redaksi

Recent Posts

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Danlanud RSA Natuna Tekankan Patriotisme dan Empati

NATUNA, Ariranews.com – Komandan Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai…

29 menit ago

Dari Perbatasan NKRI, Natuna Gaungkan Generasi Patriotik, Gigih, dan Berempati

NATUNA, Ariranews.com – Semangat membangun generasi patriotik, gigih, dan berempati digaungkan dari wilayah perbatasan Negara…

1 jam ago

Cegah Gangguan Saat Agenda Penting, PLN Natuna Perkuat Pemeliharaan Jaringan

NATUNA, Ariranews.com – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Natuna memperkuat pemeliharaan jaringan listrik untuk mengantisipasi…

16 jam ago

Hadapi Musim Utara, PELNI Perkuat Layanan Logistik untuk Natuna

NATUNA, Ariranews.com – Distribusi barang dan kebutuhan pokok ke Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, menjadi perhatian…

17 jam ago

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Natuna Dorong Perpustakaan Desa Jadi Pusat Pengembangan SDM

NATUNA, Ariranews.com – Alokasi anggaran Rp400 juta dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) untuk…

21 jam ago

Festival Literasi III Natuna Buka Ruang bagi Talenta Muda, dari Seni hingga Edukasi

NATUNA, Ariranews.com – Festival Literasi III Kabupaten Natuna menjadi panggung bagi talenta muda untuk menunjukkan…

21 jam ago