Advertisement
Natuna

Pemkab Natuna Tanggung BPJS untuk 30.630 Warga Kurang Mampu

Kantor Bupati Natuna, Kepri.

AriraNews.com, Natuna – Pemerintah Kabupaten Natuna terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat melalui kebijakan strategis. Sebanyak 30.630 warga kurang mampu di Natuna telah menjadi peserta BPJS Kesehatan dengan seluruh iuran ditanggung pemda melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan Natuna, Zabir, mengungkapkan bahwa kebijakan ini berlaku untuk masyarakat yang tidak termasuk dalam kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) dari APBN,

“Peserta BPJS yang ditanggung Pemda Natuna melalui APBD adalah penduduk yang tidak terdaftar dalam PBI JK APBN, menjadi tanggungan APBD,” jelas Zabir, Kamis (5/12/2024), melalui sambungan telepon.

Zabir juga menambahkan bahwa sejak 2019, Natuna telah mencapai status Universal Health Coverage (UHC), yang memastikan seluruh masyarakat memiliki akses terhadap layanan kesehatan. Namun, ia mengakui masih terdapat beberapa kendala, seperti peserta dengan status tidak aktif akibat masalah administrasi, misalnya belum memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau keluar dari kategori PBI JK APBN.

Lebih dari 200 Peserta Ramaikan Lomba Ngael Cancang, KPDN Natuna Angkat Tradisi Lokal

“Masalah ini bisa segera diatasi karena kita sudah UHC. Artinya, semua warga dapat langsung diaktifkan kembali apabila terjadi perubahan data,” terangnya.

Pemda Natuna mengalokasikan anggaran sekitar Rp13 miliar pada tahun 2024 untuk mendukung program ini, termasuk bantuan iuran bagi peserta BPJS Mandiri Kelas III.

“Ini adalah wujud nyata komitmen Pemda Natuna dalam memberikan layanan kesehatan yang inklusif, terutama untuk masyarakat yang membutuhkan,” lanjut Zabir.

Program ini, menurut Zabir, sejalan dengan Instruksi Presiden RI Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional yang diterbitkan pada 6 Januari 2022.

Program UHC yang telah berjalan sejak 2019 menjadi langkah strategis Pemda Natuna dalam memastikan kesehatan sebagai prioritas utama pembangunan daerah. Kebijakan ini tidak hanya meringankan beban biaya kesehatan masyarakat, tetapi juga mendukung terwujudnya masyarakat Natuna yang sehat, sejahtera, dan mandiri.

Pemda Natuna juga mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia serta mendukung upaya pemerintah dalam menjaga keberlanjutan program ini.

Antisipasi Karhutla dan Gangguan Keamanan, Lanud RSA Gelar Patroli Gabungan di Natuna

“Dengan program ini, kami berharap masyarakat Natuna dapat semakin mudah mendapatkan layanan kesehatan berkualitas tanpa terkendala biaya,” tutup Zabir. (dod)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Sambut Deepavali, Disbudpar Batam Ajak Pengelola Mal Hadirkan Dekorasi Bernuansa India

02

SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026

03

Iman Sutiawan, Sebuah Ransel Hitam dan Tasbih yang Tak Berhenti Berputar

04

Lebih dari 200 Peserta Ramaikan Lomba Ngael Cancang, KPDN Natuna Angkat Tradisi Lokal