Advertisement
Batam Headline

Orientasi Tim Pendamping Keluarga, Percepat Penanganan Stunting di Batam

Bidan, Kader Posyandu dan juga Kader PKK jalani Orientasi Tim Pendamping Keluarga Stunting di Asrama Haji, Selasa (30/11/2021).

AriraNews.com, BATAM – Wakil Wali Kota Batam yang juga Ketua Penanganan Stunting Kota Batam Amsakar Achmad menghadiri Orientasi Tim Pendamping Keluarga Stunting di Asrama Haji, Selasa (30/11/2021). Tim pendamping keluarga ini terdiri dari Bidan, Kader Posyandu dan juga Kader PKK.

Amsakar berharap, melalui kegiatan ini tim dapat semakin memahami tugas dan fungsinya. Tujuan orientasi tersebut tidak lain untuk menyeragamkan pemahaman antar kelompok tim yang telah dibentuk dan berjumlah 534 kelompok.

Orientasi Tim Pendamping Keluarga Stunting di Asrama Haji, Selasa (30/11/2021) .

“Kita berharap tugas dan fungsi dipahami serta langkah-langkah disusun dengan baik,” ucap Amsakar.

Menurutnya, tim hendaknya memiliki data masyarakat usia subur, calon pengantin, ibu hamil hingga ibu menyusui. Kepada mereka, kata Amsakar, hendaknya diberikan edukasi pentingnya pencegahan stunting.

Jelang Rakernas III di Batam, PJS Kepri Gelar Donor Darah dan Bagikan Sembako

“Kita semua tentu ingin anak kita, generasi tidak memiliki persoalan saat lahir. Kita sama-sama bertekad, bayi yang lahir adalah bayi yang sehat,” harap dia.

Lanjut dia, pemerintah kini memang tengah fokus menyiapkan generasi unggul dan sehat. Seperti diketahui, Bank Dunia dan Bappenas memprediksi bonus demografi Indonesia terjadi pada tahun 2030 mendatang. Pada tahun tersebut jumlah usia produktif yang dimaksud bisa mencapai 64% dari total jumlah penduduk sekitar 297 juta jiwa.

“Sudah tugas kita mempersiapkan generasi tangguh dan unggul yang akan bersaing diranah nasional maupun internasional,” ujarnya.

Ia berharap, tim dapat bekerja dengan ikhlas menjalankan tugas yang diamanatkan oleh negara. Sebulan yang lalu, Batam dikunjungi kepala BKKBN RI yang membicarakan dua agenda besar. Pertama MoU dengan perguruan tinggi dan pencanangan kelurahan bebas stunting.

“BKKBN menyuruh kita siapkan delapan rencana aksi, pemetaan atau pendataan anak stunting, rembuk tim percepatan penanganan stunting dan lainnya,” ujarnya.

Seperti diketahui, Batam dipercaya sebagai percontohan penanganan stunting. Gerak cepat yang dilakukan oleh Pemko Batam mendapat apresiasi langsung dari BKKBN.

Rakernas III PJS di Batam: Perkuat Integritas dan Kompetensi Wartawan

“Alhamdulilah proses rekrutmen kita cepat dan mendapat apresiasi Kepala BKKBN (Hasto Wardoyo). Senang betul dia melihat perkembangan ini,” pungkasnya.(***)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Porprov Kepri 2026 Jadi Ajang Pembuktian Atlet Natuna, Bupati Tekankan Sportivitas

02

Jalin Silaturahmi dengan Insan Pers, Bupati Natuna Paparkan Perkembangan Daerah

03

Cen Sui Lan Motivasi Atlet Natuna, Prestasi Jadi Kunci Meraih Apresiasi

04

Jelang Rakernas III di Batam, PJS Kepri Gelar Donor Darah dan Bagikan Sembako