Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak.
AriraNews.com, Kepri – Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak berpendapat, seringnya pejabat pusat berkunjung ke Kepri mestinya menjadi momen bagus buat Kepri. Kesempatan ini, menurutnya bisa dijadikan jembatan untuk lebih memperkuat lobi untuk meningkatkan mengalirnya dana pusat ke Kepri bertambah.
“Selama Provinsi Kepri ini berdiri mulai saat itu juga saya ada sebagai pimpinan DPRD. Gubernur yang saat ini, saya tidak pernah tahu apa yang dibahasnya dengan menteri-menteri yang datang ke Kepri ini,” ujarnya.
Sebelum-sebelumnya menurut Jumaga, ia selalu dilibatkan sebagai ketua DPRD. Jumaga mengaku jika para menteri datang dia tidak pernah dilibatkan. “Paling kalau datang Pangab, atau Presiden baru kita dilibatkan,” ujarnya.
Jumaga mencontohkan soal kedatangan Menteri Perhubungan beberapa waktu lalu, yang mestinya menjadi momen untuk membahas masalah labuh jangkar yang mestinya bisa menambah pendapatan daerah.Tapi pada kenyataannya, soal labuh jangkar juga belum jelas. “Jadi untuk tahun depan pun, jadi tidak berani menganggarkan kembali labuh jangkar. Karena tahun ini hasilnya nihil,” ujarnya.
Jumaga menyebutkan, mestinya kedatangan pejabat-pejabat pusat ke daerah ini semestinya bisa dimanfaatkan lebih maksimal. Pimpinan daerah harusnya bisa berembuk juga dengan DPRD untuk mendiskusi hal-hal apa saja yang bisa menjadi target pendapatan daerah yang perlu dorongan dari kedatangan pejabat pusat.(*)
AriraNews.com, TANJUNGPINANG — Keamanan wilayah perbatasan Indonesia kini tidak lagi hanya bertumpu pada kekuatan fisik…
AriraNews.com, BATAM — Upaya memperkuat keamanan sekaligus menjaga iklim investasi di Batam kembali ditegaskan melalui…
AriraNews.com, Batam - Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menghadiri The Inauguration of Batam…
AriraNews.com, Batam - Kinerja investasi Batam menunjukkan tren positif sepanjang Semester I 2026. Berdasarkan penghitungan…
AriraNews.com, Batam - Aktivitas ekonomi dan transaksi keuangan masyarakat terus menunjukkan pertumbuhan. Bank Indonesia mencatat…
AriraNews.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 5,75 persen…