Batam

Ketua ALMI, Osman Hasyim Ajak Semua Pihak Jaga Momentum Kebangkitan Industri Maritim

AriraNews.com, Batam – Ketua Aliansi Maritim Indonesia (ALMI) Kepri, Osman Hasyim mengajak semua pihak untuk menjaga momentum bangkitnya industri maritim di Batam.

Hal tersebut diungkapkannya di sela-sela acara berbuka puasa yang diselenggarakan ALMI, YKPPA (Yayasan Ketahanan Keluarga dan Perlindungan Anak) bersama asosiasi bisnis kemaritiman di Ball Room I Hotel, Nagoya, Batam, Kamis (13/4/2023).

Tampak hadir dalam acara tersebut Gubernur pertama Provinsi Kepri H Ismeth Abdullah dan istri, anggota DPRD Kepri Taba Iskandar, mantan anggota DPD RI, Djasarmen Purba, Ketua MUI Batam KH Lukman Rifai, perwakilan LAM Batam H Makmur Ismail, mantan Kadispar Kepri Buralimar, Ketua PWI Kepri, Candra Ibrahim dan perwakilan media. Dalam acara tersebut juga diserahkan santunan pada puluhan anak yatim.

Sejumlah tokoh masyarakat hadiri acara berbuka puasa bersama yang digelar ALMI Kepri, di antaranya Gubernur pertama Provinsi Kepri H Ismeth Abdullah (dua dari kanan) , mantan anggota DPD RI, Djasarmen Purba (tengah) dan mantan Kadispar Kepri, Buralimar (kanan).

Dalam menjaga momentum tersebut kata Osman Hasyim butuh dukungan semua pihak, termasuk dukungan dari tokoh-tokoh masyarakat, termasuk dari media.

Amsakar Achmad Raih Pemimpin Daerah Awards 2026 untuk Pembangunan Ekonomi Batam

“Tanpa peran media dan juga tokoh-tokoh masyarakat, ini (kebangkitan) takan terjadi,” ujar Osman Hasyim.

Diketahui April per April,  2021-2022, industri maritim mulai dari galangan kapal, pabrikasi, jasa pelayanan pelabuhan dan lainnya tumbuh 498 persen. Sedangkan ship to ship dari Januari sampai September kenaikan mencapai 767 persen berbasis GDP.

“Sekarang khusus galangan kapal banjir order dan dampaknya kekurangan tenaga kerja, itu real,” ungkapnya.

Ketua ALMI Kepri, Osman Hasyim.

Osman berharap tren positif ini terus dijaga dengan terus berusaha memberikan rasa aman, nyaman, kepastian hukum, tarif bersaing, dan memberikan pelayanan prima.

“Kita lihat perbaikan terus dilakukan. Crane di Pelabuhan Batuampar kita lihat juga sudah datang, artinya ada upaya. Salah satu pencapaian yang bagus, tapi itu bukan ukuran. Ukurannya industrinya maju,” ujarnya.

Dikatakan Osman, bangkitnya industri maritim akan mampu menyediakan banyak lapangan pekerjaan. Karena industri maritim merupakan industri padat modal dan padat karya. Industri maritim memiliki dampak ke segala sektor.

Perbaikan Pipa Muka Kuning Rampung, BP Batam Pastikan Aliran Air Kembali Bertahap

“Jadi mari bersama-sama kita jaga momentum ini. Target kita melalui industri maritim ini Batam, Kepri bisa maju. Kita memiliki potensi yang besar. Industri maritim kita luar biasa, masih banyak yang masih bisa digali,” ungkapnya.(ara)

Redaksi

Recent Posts

UKW KJK-UPN Veteran Yogyakarta Sukses Digelar dan Banjir Apresiasi

AriraNews.com, TANJUNGPINANG – Sebanyak 18 dari 21 wartawan peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan I…

3 jam ago

Tak Sekadar Seremonial, Kejari Natuna Gandeng Masyarakat Jaga Kebersihan Pantai Piwang

Natuna, Ariranews.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Natuna memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 Tahun…

9 jam ago

Tutup Rangkaian HUT RI ke-81, Camat Jemaja Timur Serahkan Hadiah Para Juara

AriraNews.com, Anambas – Camat Jemaja Timur, Tetti Amalia, SE, menyerahkan hadiah kepada para pemenang turnamen…

10 jam ago

Amsakar Achmad Raih Pemimpin Daerah Awards 2026 untuk Pembangunan Ekonomi Batam

AriraNews.com, Batam — Wali Kota Batam Amsakar Achmad menerima penghargaan kategori Pembangunan Ekonomi Daerah dalam…

12 jam ago

Perbaikan Pipa Muka Kuning Rampung, BP Batam Pastikan Aliran Air Kembali Bertahap

AriraNews.com, BATAM — Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT Air Batam Hilir memastikan pekerjaan perbaikan…

14 jam ago

UKW KJK Angkatan I Digelar, Ady Indra Pawennari: Jurnalis Kepri Harus Jadi Penjaga Kebenaran di Era Disinformasi

AriraNews.com, TANJUNGPINANG — Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) bersama Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Jurusan Ilmu Komunikasi…

1 hari ago