Advertisement
Batam Headline Hukum

Kejari Batam Tuntut 14 Terdakwa dengan Hukuman Mati, Sembilan di Antaranya Menunggu Dieksekusi

AriraNews.com, BATAM  – Kejaksaan Negeri Batam mencatat sepanjang tahun 2021 setidaknya ada 14 tuntutan hukuman mati. Sembilan di antaranya  sudah putusan dan satu hukuman masih berpekara.

“Ada 14 terdakwa kita tuntut hukuman mati. Ada WNI dan WNA. Mereka dituntut hukuman mati berbagai persoalan, seperti bandar, dan pengedar narkoba,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Polin Oktavius Sitanggang, saat merilis Capaian Kinerja Kejaksaan Negeri Batam Tahun 2021, Kamis (31/12/2021) kemarin.

Dikatakan Polin, terdakwa yang hukumnya telah diputus tersebut sudah berkekuatan hukum tetap, namun, belum menjalani eksekusi. Pasalnya, terdakwa masih memiliki hak, yakni grasi dari Presiden.

“Untuk mengeksekusinya masih tunggu, apakah mereka mengajukan grasi atau tidak, kalau tidak akan kita eksekusi, tapi sepanjang tahun ini, belum ada yang kita lakukan eksekusi,” ungkapnya.

Amsakar Achmad Terima Penghargaan dari AMSI Kepri, BP Batam Tegaskan Dukungan terhadap Ekosistem Media

Saat ini, sambungnya, mereka juga tengah melengkapi pemberkasan korupsi yang masih diselidiki.

“Pemberkasan korupsi masih kami lengkapi, agar sesuai dengan Standar Operasi Prosedur (SOP). Sekarang tim harus cepat dan tepat sesuai dengan SOP. Hal ini kami lakukan jika ada pihak yang mau memperadilankan, kami siap menghadapinya,” ujarnya.

Kata dia, pihak Kejari Batam dalam waktu dekat bakal mengumumkan tersangka kasus korupsi. Sayangnya, ia enggan mau menyebutkan kasus korupsi apa dan pejabat mana yang sedang dilidiknya.

“Tidak lama, hitungan hari aja, tunggu aja ya pasti ada tersangkanya,” ujarnya.(emr)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Ngopi Santai, Kejari Natuna dan Wartawan Bahas Pembangunan Daerah

02

Amsakar Achmad Terima Penghargaan dari AMSI Kepri, BP Batam Tegaskan Dukungan terhadap Ekosistem Media

03

MPR RI Dijadwalkan Kunjungi Natuna, Bahas Isu Perbatasan dan Temui Masyarakat

04

XLSMART Raih Empat Pengakuan Nasional pada 2026