Batam

Kapolri Buka Suara soal Bentrok Warga dan Aparat di Rempang

AriraNews.com, Batam – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, angkat bicara terkait bentrokan yang terjadi antara tim terpadu dan warga di Pulau Rempang, Kecamatan Galang, Kota Batam.

Sebagaimana yang dikutip dari media detik, Sigit menekankan musyawarah dan sosialisasi harus menjadi prioritas untuk menyelesaikan masalah.

“Upaya musyawarah, upaya sosialisasi penyelesaian dengan musyawarah mufakat menjadi prioritas. Hingga kemudian masalah di Batam, Pulau Rempang, bisa diselesaikan,” kata Sigit di Jakarta Pusat, Kamis (7/9/2023).

Sigit mengatakan Badan Pengusahaan (BP) Batam sebelumnya juga telah melakukan upaya musyawarah dengan warga. Bahkan BP Batam juga disebutnya sudah menyiapkan uang ganti rugi bagi warga yang akan direlokasi.

Musda IV PHRI Kepri 2026 Digelar, Industri Hotel dan Restoran Didorong Perkuat Kolaborasi

“Karena memang ada kegiatan yang akan digunakan oleh BP Batam, tentunya langkah-langkah yang dilaksanakan oleh BP Batam mulai dari musyawarah kemudian mempersiapkan relokasi. Termasuk ganti rugi terhadap masyarakat yang mungkin telah menggunakan lahan ataupun tanah yang ada di situ,” ujarnya.

Meski demikian, lanjut Sigit, masih terjadi beberapa aksi terkait hal tersebut. “Namun demikian ada beberapa aksi, karena ada beberapa aksi yang kemudian hari ini dilakukan upaya-upaya penertiban,” imbuhnya.

Sebelumnya, pihak Badan Pengusahaan (BP) Batam mengimbau agar masyarakat Kota Batam tidak terprovokasi dengan isu miring terkait pengukuran yang akan dilakukan di Kawasan Rempang.

Hal itu seiring beredarnya informasi terkait tindakan represif tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Ditpam BP Batam, dan Satpol PP terhadap masyarakat yang menghalangi jalannya tugas personel.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait mengungkapkan, peristiwa yang sebenarnya terjadi tidak demikian.

Menurutnya, masyarakat yang mengatasnamakan warga Rempang terlebih dulu melemparkan batu dan botol kaca ke arah personel keamanan yang akan memasuki wilayah Jembatan 4 Barelang.

Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota

Bahkan, sejumlah oknum tak bertanggung jawab juga terus melemparkan batu meski petugas kepolisian telah mengimbau melalui pengeras suara agar barisan massa tidak gegabah dalam mengambil tindakan. Beberapa orang yang dianggap provokator diamankan aparat keamanan.(detik/ski)

Redaksi

Recent Posts

Musda IV PHRI Kepri 2026 Digelar, Industri Hotel dan Restoran Didorong Perkuat Kolaborasi

AriraNews.com, BATAM — Musyawarah Daerah (Musda) IV Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia…

4 jam ago

Cen Sui Lan Benahi Bansos Natuna, Data Penerima Terus Diperbarui agar Tepat Sasaran

Natuna, Ariranews.com – Bupati Natuna Cen Sui Lan terus mendorong pembenahan penyaluran bantuan sosial (bansos)…

6 jam ago

Cen Sui Lan Tegaskan Setiap Rupiah Dana Desa Harus Berdampak bagi Masyarakat

Natuna, Ariranews.com – Bupati Natuna Cen Sui Lan menegaskan pengelolaan keuangan desa harus berorientasi pada…

7 jam ago

Klik PPID, Satu Pintu untuk Seluruh Informasi Publik di Pemprov Kepri

AriraNews.com, TANJUNGPINANG – Anda selama ini kesulitan untuk mendapatkan data dan informasi publik di lingkungan…

9 jam ago

Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota

AriraNews.com, Batam - Seiring kinerja pertumbuhan investasi dan ekonomi yang menggembirakan, Batam membangun fondasi kota…

9 jam ago

Jejak Kapal Mencurigakan Terendus, Narkoba Jenis Ketamin Senilai Rp 1,2 Triliun Diamankan di Perairan Anambas

AriraNews.com, BATAM — Tim gabungan Bareskrim Polri, Polda Kepulauan Riau, BNN RI, dan Direktorat Jenderal…

20 jam ago