SCROLL TO CONTINUE WITH NEWS
Batam Pendidikan

Hari Pertama SPMB Tingkat SMA Kepri Tembus 10 Ribu Pendaftar

Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Andi Agung melakukan pemantauan SPMB di satu sekolah di Batam.

AriraNews.com, BATAM – Hari pertama pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA/SMK di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat lebih dari 10 ribu pendaftar.

“Di hari pertama saja sudah lebih dari 10 ribu siswa yang mendaftar,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Andi Agung, berdasarkan pemantauan real-time pendaftaran, Rabu (11/6/2025).

Dari jumlah tersebut, pendaftar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tercatat lebih dominan, yakni sekitar 6.500 siswa. Sementara pendaftar SMA berjumlah sekitar 5.400 siswa. Tren ini menunjukkan minat siswa terhadap pendidikan kejuruan semakin meningkat di Kepri.

SPMB tahun ini berlangsung selama empat hari, dari 11 hingga 14 Juni 2025. Sistem pendaftaran dilakukan secara daring dan luring, dengan beberapa daerah seperti Batam menerapkan sistem kombinasi.

Juara 1 Pria Merdeka Trail Run Jalur Ekstrim Panbil Nature Capai Garis Finish Hanya dengan Waktu 42 Menit!

Andi menyebutkan, daya tampung sekolah negeri di Batam sudah meningkat, dari yang sebelumnya kekurangan lebih dari 5.000 kursi, kini tinggal 2.900 siswa yang belum tertampung.

“Kalau sisanya ini masuk ke sekolah swasta, maka persoalan daya tampung selesai,” jelasnya.

Untuk tahun ini, jumlah maksimal siswa per rombongan belajar (rombel) ditetapkan sebanyak 50 orang, sesuai ketentuan dari data pokok pendidikan (dapodik). Jumlah maksimal rombel pun dibatasi, yakni 12 per tingkat di SMA dan hingga 72 di SMK. (dds)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

94 Karhutla Terjadi di Natuna hingga Agustus, Bupati Soroti Kebiasaan Bakar Lahan

02

Natuna Jadi Penerima Bantuan Hilirisasi Kelapa Terbesar di Kepri, Dapat 350 Hektare

03

Juara 1 Pria Merdeka Trail Run Jalur Ekstrim Panbil Nature Capai Garis Finish Hanya dengan Waktu 42 Menit!

04

FJP Kepri dan Suksesnya Rally Wisata 2026, Perkuat Hubungan Batam-Johor dan Gerakkan Ekonomi Pariwisata