Advertisement
Kepri Natuna Olahraga

Final Sengit Warnai Lomba Gasing HUT Natuna, Bunguran Timur A Raih Gelar Juara

Browser dan penyerahan piala lomba gasing dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Natuna ke -27.

Natuna, Ariranews.com – Persaingan sengit mewarnai partai final lomba olahraga tradisional gasing antar kecamatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Natuna. Kecamatan Bunguran Timur A akhirnya keluar sebagai juara pertama setelah melewati pertandingan ketat yang beberapa kali berakhir imbang.

Pertandingan perebutan gelar juara berlangsung pada Kamis (22/10/2026) di kawasan Tugu Gasing, Jalan H. Adam Malik, Air Batu, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

Dalam kompetisi tersebut, Bunguran Timur A berhasil mengungguli Bunguran Selatan B yang harus puas menempati posisi kedua, sedangkan Bunguran Timur Laut A meraih posisi ketiga.

Ketatnya persaingan di partai puncak menjadi salah satu sorotan dalam pelaksanaan lomba tahun ini. Kedua tim menunjukkan kemampuan dan ketangkasan dalam memainkan gasing, hingga pertandingan beberapa kali berlangsung imbang sebelum Bunguran Timur A memastikan kemenangan.

Rayakan HUT ke-24, Paradise Indonesia Hadirkan Future Maker untuk Dukung Pendidikan Dasar

Berdasarkan hasil akhir pertandingan, Kecamatan Bunguran Timur A meraih juara pertama, disusul Bunguran Selatan B sebagai juara kedua, Bunguran Timur Laut A di posisi ketiga dan Bunguran Utara C sebagai juara keempat.

Ketua Panitia Pelaksana Lomba Gasing, Herman, mengatakan rangkaian kegiatan yang berlangsung selama 10 hari tersebut berjalan dengan baik, aman, dan lancar hingga penutupan.

Ia menyampaikan terima kasih kepada dewan juri dan seluruh panitia yang telah bekerja sama mendukung pelaksanaan pertandingan dari awal hingga akhir.

Herman menjelaskan, panitia sebelumnya mengundang 20 tim yang berasal dari delapan kecamatan di Kabupaten Natuna. Namun, sebanyak 18 tim hadir dan mengikuti pertandingan, sementara dua tim lainnya tidak dapat berpartisipasi.

Menurutnya, lomba gasing tidak hanya menjadi ajang untuk menguji kemampuan para peserta, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan menjaga kebersamaan di antara komunitas gasing di Natuna.

Di balik suksesnya penyelenggaraan lomba, Herman turut menyampaikan aspirasi para pegiat gasing agar kompetisi pada tahun mendatang dapat melibatkan lebih banyak peserta.

PGN Perluas Jargas di Batam, 2.813 Pelanggan Dibidik Sepanjang 2026

Ia menyebut komunitas gasing di Kabupaten Natuna diperkirakan terdiri atas 45 hingga 50 tim, dengan jumlah anggota secara keseluruhan mencapai lebih dari 1.000 orang.

Dengan jumlah komunitas yang cukup besar tersebut, para pegiat berharap penyelenggaraan pada 2027 dapat dikemas dalam bentuk turnamen terbuka yang memberikan kesempatan kepada seluruh tim untuk berpartisipasi tanpa pembatasan jumlah peserta.

“Gasing ini merupakan budaya Melayu yang harus kita jaga bersama-sama,” ujar Herman saat menyampaikan evaluasi dan masukan terkait penyelenggaraan lomba.

Ia berharap aspirasi tersebut dapat diteruskan kepada pimpinan daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, termasuk instansi yang membidangi kepemudaan dan olahraga.

Menurut Herman, keterlibatan seluruh komunitas akan membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk berkompetisi sekaligus memperkuat upaya pelestarian olahraga tradisional di Kabupaten Natuna.

BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55, Serentak di Jakarta dan Batam

Selain mengusulkan turnamen terbuka, Herman juga menyoroti kondisi gedung yang digunakan untuk kegiatan gasing. Ia menilai kondisi bangunan tersebut memprihatinkan dan memerlukan perhatian pemerintah daerah.

Ia menyampaikan bahwa sejumlah bagian bangunan, termasuk tiang penyangga, dinilai sudah rapuh sehingga perlu diperiksa dan ditangani untuk memastikan keamanan penggunaannya.

Herman berharap pemerintah daerah dapat mempertimbangkan rehabilitasi gedung sebelum pelaksanaan lomba tahun depan. Menurutnya, fasilitas yang memadai diperlukan untuk menunjang kegiatan olahraga tradisional sekaligus menjaga keselamatan peserta.

Ia juga mengingatkan bahwa gedung tersebut merupakan aset pemerintah daerah yang perlu dirawat agar tetap dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat.

Melalui lomba gasing dalam rangka HUT ke-27 Kabupaten Natuna, para pegiat berharap olahraga tradisional ini terus berkembang dan mendapat perhatian lebih besar. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut diharapkan mampu mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta menjaga warisan budaya Melayu agar tetap lestari di tengah masyarakat.

(Dod)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Final Sengit Warnai Lomba Gasing HUT Natuna, Bunguran Timur A Raih Gelar Juara

02

Rayakan HUT ke-24, Paradise Indonesia Hadirkan Future Maker untuk Dukung Pendidikan Dasar

03

PGN Perluas Jargas di Batam, 2.813 Pelanggan Dibidik Sepanjang 2026

04

BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55, Serentak di Jakarta dan Batam