Headline

Diuji di Lab Singapura, Puing PT CCCII di SDN 12 Sagulung Tak Berbahaya

AriraNews.com, Batam –  Sisa material beton PT China Communications Contruction Industry Indonesia (CCCII) yang digunakan menimbun lingkungan SDN 12 Sagulung tak berbahaya bagi lingkungan. Hal tersebut diperkuat dari hasil uji laboratorium di Singapura.

Sebagai perusahaan asing yang beroperasi di Batam, PT CCCII resah dengan pemberitaan yang terkesan menyudutkan perusahaan tersebut.

Tidak ingin berlama-lama, perusahaan melakukan uji laboratorium mengenai sisa pecahan beton yang dijadikan material untuk melakukan penimbunan di lingkungan sekolah tersebut.

PT CCCII memberikan kepercayaan kepada American Concrete Institute Singapore Chapter untuk melakukan uji lab untuk sisa pecahan beton alias puing tersebut.

Pemko Batam Galang Rp 2,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Dari tanggal 9 Maret 2023 hingga 22 Maret 2023, tim melakukan uji coba terhadap puing yang dijadikan material untuk penimbunan.

Dari hasil uji lab yang dilakukan, tim menyimpulkan, sisa pecahan beton alias puing itu tidak berbahaya bagi lingkungan dan aman.

Hal tersebut terlampir dari keterangan lab yang ditunjukkan manajemen perusahaan.

Kuasa Hukum PT CCCII, Taufik menjelaskan, penimbunan di lingkungan sekolah tersebut merupakan permintaan sekolah. Berdasarkan surat permohonan bantuan dari SDN 012 Sagulung dengan nomor 285/421.4/SD.VIII/2022. Tujuannya, jalan dan lingkungan sekolah becek saat terjadi hujan.

“Surat ditandatangani oleh Kepala Sekolah dan Lurah Sungai Pelunggut,” ungkapnya.

Melalui surat itu, SDN 012 Sagulung mengajukan permohonan dengan pertimbangan banyaknya jalan yang rusak dan berlubang. Kondisi ini, sekolah kesulitan beroperasi di dalam terutama pada saat kondisi hujan.

Batam Prime International Football Series 2026 Perkuat Jejaring Sepak Bola Regional

Untuk itu, pihak sekolah memerlukan sisa pecahan beton guna untuk pemerataan jalan yang rusak, berlubang, becek dan berlumpur.

“Kita berikan puing itu untuk membantu sekolah. Ini bentuk kepedulian perusahaan. Bahkan, biaya pengangkutan kita tanggung,” kata Taufik.

Lebih jauh, Taufik menyebutkan puing yang diberikan untuk mengatasi kesulitan lingkungan itu, dipercaya tidak berbahaya untuk lingkungan itu sendiri.

“Material puing itu aman bagi lingkungan. Tidak seperti yang disampaikan dalam pemberitaan yang ada,” katanya.(*/emr)

Suzuki XL7 Terbaru Mulai Diserahkan, 10 Konsumen Indomobil Batam Jadi yang Pertama
Redaksi

Recent Posts

Pemko Batam Galang Rp 2,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

AriraNews.com, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggalang bantuan bagi masyarakat terdampak bencana gempa di…

6 jam ago

Batam Prime International Football Series 2026 Perkuat Jejaring Sepak Bola Regional

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Welcome Dinner Batam Prime International Football Series…

8 jam ago

Suzuki XL7 Terbaru Mulai Diserahkan, 10 Konsumen Indomobil Batam Jadi yang Pertama

AriraNews.com, Batam – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi memulai penyerahan perdana Suzuki XL7 kepada…

10 jam ago

Disbudpar Batam Hadirkan Klinik Kekayaan Intelektual di Mega Mall, Pendaftaran Karya Musik Gratis

AriraNews.com, Batam — Bagi masyarakat Kota Batam yang memiliki karya lagu dan musik ciptaan sendiri,…

1 hari ago

Cegah DBD Sebelum Muncul Kasus, Lanud RSA Natuna Gandeng Puskesmas Ranai Lakukan Fogging

Natuna, Ariranews.com — Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna mengambil langkah pencegahan terhadap penyakit demam berdarah…

1 hari ago

Usai Kasus 2,6 Ton Metamfetamin Cair, Wagub Kepri Nyanyang Dorong Pengawasan Vape Diperketat

AriraNews.com, BATAM — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan memperkuat langkah pencegahan peredaran narkotika menyusul…

1 hari ago