Advertisement
Batam Headline

Data Center Telkom di Batam Mulai Dibangun, Perkuat Batam sebagai Teknologi Digital Hub

Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Telkom, Ririek Adriansyah, CEO Singtel, Kuan Moon Yuen, dan CEO Medco Power Indonesia, Eka Satria melakukan groundbreaking pembangunan NeutraDC Hyperscale Data Center yang berlokasi di Kabil Integrated Industrial Estate, Nongsa, Batam.

AriraNews.com, Batam – PT Telkom melalui anak usahanya NeutraDC mulai membangun NeutraDC Hyperscale Data Center yang berlokasi di Kabil Integrated Industrial Estate, Nongsa, Batam, Kepri.

Pembangunan Data Center ini ditandai dengan groundbreaking yang dilakukan oleh Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Telkom, Ririek Adriansyah, CEO Singtel, Kuan Moon Yuen, dan CEO Medco Power Indonesia, Eka Satria, Rabu (21/12/2023).

Pembangunan Data Center dengan kapasitas 51 MW tersebut makin menguatkan Batam sebagai digital teknologi hub untuk kawasan regional. Pasalnya, selain Data Center milik Telkom saat ini juga sedang dibangun beberapa Data Center di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa.

Mulai dibangunnya NeutraDC Hyperscale Data Center yang berlokasi di Kabil Integrated Industrial Estate, Nongsa, Batam ditandai dengan groundbreaking oleh Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Telkom, Ririek Adriansyah, CEO Singtel, Kuan Moon Yuen, dan CEO Medco Power Indonesia, Eka Satria.

“Manfaatnya Batam bisa menjadi teknologi center baru. Dengan adanya Data Center skala besar seperti ini tentunya ke depan bisa membawa pemain teknologi untuk memulai operasi di Batam untuk meng-sub Singapura market. Batam bisa menjadi digital teknologi hub untuk regional,” ungkap Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo didampingi Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah, dan Direktur Stategic Portofolio Telkom, Budi Setiawan Wijaya usai melakukan groundbreaking pembangunan Data Center tersebut.

Amsakar Dorong Penguatan Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Pembangunan Batam

Kartika mengatakan pembangunan NeutraDC Hyperscale Data Center merupakan hasil kerja sama atau joint venture antara Telkom, Perusahaan Telekomunikasi Singapura, Singtel, dan Medco Power. Telkom memiliki saham mayoritas sebesar 60 persen, Singtel 35 persen, dan Medco Power 5 persen.

“Tujuan membangun Data Center ini untuk Singapura market. Singtel merupakan partner lama di Telkomsel dan Medco berperan untuk membangun green energi,” ungkapnya.

Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo (tengah) berbincang dengan Direktur Telkom, Ririek Adriansyah CEO Singtel, Kuan Moon Yuen (dua dari kiri) dan CEO Medco Power Indonesia, Eka Satria (kiri) sebelum dilakukan groundbreaking pembangunan NeutraDC Hyperscale Data Center yang berlokasi di Kabil Integrated Industrial Estate, Nongsa, Batam.

Sementara itu, Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah mengatakan pembangunan Data Center di Batam ini, tak lepas dari kebutuhan pasar yang besar, khususnya Singapura. Keberadaan data center Batam diharapkan bisa menyerap potensi pasar yang besar dari Singapura.

“Kebutuhan data center ini besar, tapi  Singapura ada moratorium pembangunan data center karena keterbatasan suplai energi. Pembangunan data center di Batam salah satunya untuk memenuhi kebutuhan itu,” ujar Ririek.

Dia menambahkan, konektivitas Batam-Singapura juga tak ada kendala lantaran selama ini sudah terdapat jalur kabel bawah laut. “Connectivitynya tidak ada masalah,” ungkap Ririek.

NeutraDC Hyperscale Data Center yang berlokasi di Kabil Integrated Industrial Estate ini akan dibangun dengan tiga tahap. Tahap pertama dengan nilai investasi 198 Juta USD dan diperkirakan akan mulai beroperasi tahun 2024 mendatang.

Boga Bali, Tempat Favorit Warga Johor Bahru Nikmati Ragam Cita Rasa Nusantara

“Ultimete kapasitas 51 MW terdiri dari 3 bangunan. Masing-masing 17 MW dan ini merupakan Hiperscale Data Center kedua, setelah Cikarang,” ungkapnya.

CEO NeutraDC, Andrew Th AF, mengatakan, kebutuhan data center dari Singapura sangat besar. Berdasar data 2019, ada kebutuhan data center sebesar 500 MW dari Singapura. 

“Ada overflow (data center) 500 MW dari Singapura,” kata Andrew.

CEO Medco Power Indonesia, Eka Satria, mengatakan Medco akan menyediakan energi  untuk data center ini. “Kita siap support dengan energi bersih,” kata Eka.(ara)

Inflasi Kepri September Turun Jadi 3,49 Persen, Harga Emas, BBM dan Pangan Masih Jadi Perhatian

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Dua Personel SAR Natuna Lolos Seleksi Nasional, Tembus Basarnas Special Group IV

02

Amsakar Dorong Penguatan Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Pembangunan Batam

03

Tanam Mangrove Bersama Dekranasda, Bupati Aneng Dorong Pelestarian Lingkungan

04

Boga Bali, Tempat Favorit Warga Johor Bahru Nikmati Ragam Cita Rasa Nusantara