Ariranews.com, Batam: Buruknya kondisi cuaca belakangan ini membuat jumlah penumpang boat pancung ke Pulau Belakangpadang dibatasi. Hal tersebut untuk menjaga keselamatan penumpang.
Yongki, petugas piket Pengemudi Motor Sangkut (PPMS) di Pelabuhan Pengumpan, Sekupang, mengatakan saat ini jumlah penumpang satu boat pancung hanya 9 orang.
“Biasanya kapasitas boat sekali jalan itu 12 orang. Tapi, karena cuaca yang ekstrim seperti saat ini, kita batasi hanya 9 orang demi keselamatan penumpang dan penambang,” ujar Yongki, petugas tiket, Selasa (12/1).
Menurut Yongki, dengan dibatasinya jumlah penumpang itu, berpengaruh kepada harga tiket. Biasanya, harga tiket sekali jalan tujuan Sekupang-Belakangpadang atau sebaliknya sebesar Rp15 ribu. Setelah penumpang dibatasi hanya 9 orang, biaya tiket menjadi sebesar Rp20 ribu.
“Harga tiket jadi naik karena kuota sekali jalan yang biasanya 12 orang berkurang menjadi hanya 9 orang. Tapi sampai saat ini tidak ada penumpang yang protes,” ujar Yongki.
Baiq, warga Belakangpadang yang setiap hari menggunakan transportasi boat pancung mengatakan, ia tidak keberatan jika harga tiket naik selama cuaca ekstrim.
“Wajar kalau kalau harga tiket naik segitu karena penumpangnya kan dibatasi. Jadi keselamatan kita bisa lebih terjamin,” ujarnya.(emr/**)
AriraNews.com, Batam - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur…
AriraNews.com, Batam – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Bulang, Kota Batam, berlangsung meriah…
AriraNews.com, Tarempa - Di tengah padatnya aktivitas dan tanggung jawab pemerintahan, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng,…
AriraNews.com, Batam - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, resmi memimpin Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia…
AriraNews.com, Batam — Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan kerja sama pemanfaatan (KSP) aset Pasar…
AriraNews.com, Batam – Ribuan jemaah memadati Lapangan Bola Usman Harun, Tanjung Piayu, Sungai Beduk, Senin…