Batam

BP Batam Bentuk Tim Terpadu Demi Kepastian Hak Masyarakat Terdampak Pengembangan Rempang Eco-City

AriraNews.com, Batam – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar rapat pembentukan Tim Terpadu Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan Dalam Rangka Penyediaan Tanah Untuk Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Rempang Eco-City, di Balairung Sari, Senin (8/1/2024).

Rapat ini, dipimpin oleh Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, Sudirman Saad, yang sekaligus Ketua Tim Terpadu Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan Dalam Rangka Penyediaan Tanah Untuk Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Rempang Eco-City.

Sudirman menjelaskan, rapat ini dalam rangka menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 78 Tahun 2023, tentang Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan dalam rangka Penyediaan Tanah untuk Pembangunan Nasional.

Dalam Perpres perubahan atas Perpres 62 tahun 2018 tersebut, disebutkan bahwa dalam rangka penanganan dampak sosial kemasyarakatan, maka Gubernur menetapkan tim terpadu.

PJS Matangkan Persiapan Rakernas III di Batam, Sejumlah Tokoh Nasional Dibidik Hadir

Sementara untuk penanganan dampak sosial kemasyarakatan di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KBPB), maka penanganannya dilaksanakan oleh Kepala BP Batam. Termasuk untuk membentuk Tim Terpadu.

Beberapa tugas dari Tim Terpadu yakni, merekomendasikan besaran nilai santunan hingga merekomendasikan penyediaan tanah dan rumah pengganti dalam rangka pemukiman kembali.

Termasuk juga, pembangunan infrastruktur dasar; fasilitas pemerintahan; fasilitas sosial, dan/atau fasilitas umum sesuai kebutuhan.

“Jadi Tim Terpadu Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Rempang Eco-City ini sudah dibentuk melalui Keputusan Kepala BP Batam Nomor 265 tahun 2023,” katanya.

Ia mengungkapkan, Tim Terpadu yang telah ditetapkan itu terdiri dari unsur BP Batam; Pemko Batam; Kantor Pertanahan Kota Batam; akademisi; MUI hingga tokoh masyarakat.

Sehingga ia mengharapkan, kedepannya penanganan dampak sosial kemasyarakatan dalam rangka penyediaan tanah untuk pembangunan dan pengembangan kawasan Rempang Eco-City ini bisa berjalan dengan lancar.

Pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Rempang Dimulai, Investasi SDM Untuk Masa Depan Anak Hinterland

“Saya berharap dukungan dari bapak dan ibu semua yang tergabung dalam Tim Terpadu ini bisa menjalankan tugas sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam Perpres 78 tahun 2023,” imbuhnya.(agm)

Redaksi

Recent Posts

Bukan Hanya Saat Bencana, Basarnas Natuna Siaga Amankan Outing Class Siswa di Pantai Batu Kasah

Natuna, Ariranews.com – Basarnas Natuna menunjukkan kehadirannya tidak hanya ketika terjadi bencana atau kondisi darurat.…

56 menit ago

HMI Natuna Dorong ANRC Kawal Hak Daerah, Perjuangan DBH Migas Harus Berbasis Data

Natuna, Ariranews.com - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Natuna mendorong Archipelago Natuna Research Center (ANRC)…

3 jam ago

PJS Matangkan Persiapan Rakernas III di Batam, Sejumlah Tokoh Nasional Dibidik Hadir

AriraNews.com, Jakarta — Persiapan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Pro Jurnalismedia Siber (PJS) yang…

11 jam ago

Pemadaman Listrik di Tiga Kecamatan, Pemkab Anambas Minta PLN Perkuat Koordinasi

AriraNews.com, ANAMBAS — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas meminta PLN memperkuat koordinasi dan memperjelas penyampaian informasi…

1 hari ago

Pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Rempang Dimulai, Investasi SDM Untuk Masa Depan Anak Hinterland

AriraNews.com, Batam - Pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di kawasan Rempang, Batam, Kepulauan Riau, resmi…

1 hari ago

XLSMART dan Mitra Rekrut 850 Talenta Muda melalui Future Ready, Target 1.000 hingga Akhir 2026

AriraNews.com, Jakarta – Di tengah tantangan pasar kerja yang semakin kompetitif, PT XLSMART Telecom Sejahtera…

1 hari ago