AriraNews.com, BATAM – Aston Batam Hotel & Residence mengadakan promo Little Tokyo selama bulan Juni 2022.
General Manager Aston Batam Hotel & Residence, Yanuwar Dedy mengatakan, dalam promo Little Tokyo tersebut pengunjung bisa menikmati minuman serta makanan khas negara Matahari Terbit di Peppermint Lounge dan Basil Restaurant.
Beberapa makanan dan minuman khas dipilih untuk mewakili negara Jepang. Untuk makanan, ada 6 makanan pilihan yang menjadi pilihan, seperti Mackerel Saba Yaki (ikan Tenggiri panggang dengan saus terikyaki), Salmon Terikyaki, Chicken Yakitori (sate daging ayam khas Jepang dengan saus khusus) Ebi Furai (udang goreng dengan balutan tepung panko renyah) serta Beef Gyudon (daging sapi yang diiris tipis ditumis dengan bawang Bombay dan saus gurih manis).
“Harga makanan kami mulai dari Rp78.000 net. Untuk Minuman kami menawarkan beer khusus yang kami datangkan langsung dari Jepang seperti Asahi dan Sapporo, juga Sake. Kami juga membuat minuman dengan nuansa Jepang yang sangat kental yaitu Matcha Latte, bisa disajikan panas ataupun dingin sesuai dengan keinginan tamu. Untuk harga minuman mulai dari Rp49.000 net, serta untuk beberapa mininuman kami berikan promo beli satu gratis satu,” ungkap Yanuwar, Minggu (5/6/2022).
Untuk pemesanan tempat atau informasi lebih lanjut, hubungi melalui telepon (0778) 4881888 atau email ke bataminfo@astonhotelsinternational.com.(***)
AriraNews.com, Batam — Batam Prime Internasional Grassroot Football Festival 2026 sukses digelar dan resmi ditutup…
AriraNews.com, Jakarta - Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Nasional (ASPI) meluncurkan Kartu Kredit Indonesia…
AriraNews.com, Batam – PT PLN Batam memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan…
Natuna, Ariranews.com — Rangkaian upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di…
Natuna, Ariranews.com – Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara, tetapi juga dengan membangun kebersamaan…
AriraNews.com, BATAM — Layanan spa, massage, refleksi hingga kebugaran mulai dipandang bukan sekadar fasilitas pelengkap…