SCROLL TO CONTINUE WITH NEWS
Batam DPRD Batam Hukum

Anggota DPRD Batam Tumbur Hutasoit Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku Perampokan Alfamart

Anggota DPRD Kota Batam dapil Batuaji, Tumbur Hutasoit.

AriraNews.com, BATAM – Anggota DPRD Kota Batam dapil Batuaji, Tumbur Hutasoit mendesak agar aparat kepolisian segera mengambil tindakan tegas untuk menangkap para pelaku perampokan salah satu gerai Alfamart di Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Ia menilai pentingnya respons cepat dari pihak kepolisian dalam menangani kasus ini.

“Saran saya polisi harus cepat bertindak untuk mengejar para perampok. Saya yakin polisi kita di Indonesia pintar-pintar contoh kalau ada pembunuhan biasanya dapat tertangkap,” ujar Tumbur, Selasa (3/9/2024).

Selain itu, politisi dari Partai Hanura tersebut juga mengusulkan agar keamanan di area-area rawan seperti kompleks perumahan dan pusat perbelanjaan diperketat.

Juara 1 Pria Merdeka Trail Run Jalur Ekstrim Panbil Nature Capai Garis Finish Hanya dengan Waktu 42 Menit!

Ia berharap semua pihak dapat berkolaborasi untuk meningkatkan keamanan dan mencegah kejadian serupa.

“Batam masih tinggi angka pencurian termasuk Curanmor juga harapan kita aparat penegak hukum kepolisian terus memburu pelaku,” sambungnya.

Pria 55 tahun itu juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan melaporkan segala aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Batam dapat kembali merasa aman dan nyaman.

Terpisah, Kapolsek Sagulung Iptu Rohandi Tambunan mengatakan kejadian tersebut sudah ditangani Polsek Sagulung. Ia mengatakan satu orang korban dari kejadian tersebut atas nama Krisma Susanti. Dua orang rekannya tidak terluka.

Rohandi menjelaskan dari rekaman CCTV yang di dapatkan polisi dimana pelakunya dua orang, dan saat beraksi pelaku menggunakan helm dan penutup wajah.

Dia menjelaskan kronologis kejadian dimana pelaku masuk saat karyawan yang bersangkutan hendak memasukkan uang ke dalam brangkas.

FJP Kepri dan Suksesnya Rally Wisata 2026, Perkuat Hubungan Batam-Johor dan Gerakkan Ekonomi Pariwisata

“Jadi saat korban memasukkan uang ke dalam brangkas, pelaku datang dan menodongkan pisau,” katanya.

Saat itu korban menawarkan uang sebanyak Rp 200 ribu kepada pelaku, namun ditolak. Lalu korban kembali menawarkan Rp 500 ribu. Namun kembali ditolak oleh pelaku.

“Saat itu pelaku langsung menodongkan pisaunya kepada korban, dan korban sempat menangkap pisau tersebut hingga empat jari tangannya terluka,” kata Rohandi.

Setelah korban terluka, pelaku mengambil lakban hitam untuk menutup mulut korban dan mengikat kaki korban.

Setelah korban diikat, kedua pelaku dengan leluasa menguras isi dari brangkas yang ada di toko tersebut.

Dari Standar hingga Pengaduan, PTSP BP Batam Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

“Dari hasil penyidikan sentara uang yang berhasil diambil pelaku sebesar Rp 50 juta,” kata Rohandi.

Dia mengatakan pihaknya bersama Polres Barelang sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku.(ara)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

94 Karhutla Terjadi di Natuna hingga Agustus, Bupati Soroti Kebiasaan Bakar Lahan

02

Natuna Jadi Penerima Bantuan Hilirisasi Kelapa Terbesar di Kepri, Dapat 350 Hektare

03

Juara 1 Pria Merdeka Trail Run Jalur Ekstrim Panbil Nature Capai Garis Finish Hanya dengan Waktu 42 Menit!

04

FJP Kepri dan Suksesnya Rally Wisata 2026, Perkuat Hubungan Batam-Johor dan Gerakkan Ekonomi Pariwisata