Batam

Anggota DPRD Batam, Gabriel Sianturi Minta Disperindag Batam Rutin Cek Stok dan Harga Bahan Pokok

AriraNews.com, BATAM – Belakangan harga sayuran di Batam meroket. Penyebabnya stok sayuran lokal berkurang, akibat gagal panen karena musim hujan. Untuk memenuhi kebutuhan Pemerintah Kota (Pemko) Batam memasok sayuran dari wilayah terdekat, seperti Pulau Bintan. Sayuran yang dikirim seperti kangkung, bayam, sawi, kacang panjang dan lain sebagainya.

“Harganya memang lebih tinggi dari harga sayur lokal. Karena adanya biaya transportasi,” kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Wahyu Daryatin, pada wartawan.

Menanggapi hal tersebut Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Gabriel Sianturi meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, lebih rutin turun ke lapangan. Hal ini untuk memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok tersedia secara merata.

“Dan tetap dapat memberikan kepastian terkait stabilitas harga bahan-bahan pokok tersebut,” kata Gabriel.

Juara 1 Pria Merdeka Trail Run Jalur Ekstrim Panbil Nature Capai Garis Finish Hanya dengan Waktu 42 Menit!

Apalagi lanjutnya, tak lama lagi memasuki bulan suci Ramadan. Dapat dipastikan permintaan akan meningkat Ia meminta Pemerintah Kota (Pemko) Batam memastikan ketersediaan bahan pokok dapat terpenuhi di tengah-tengah masyarakat. Dan lebih penting lagi harganya pun dapat dijangkau masyarakat.

Selain itu dia juga menekankan ketersediaan LPG 3 Kg. Pertamina seharusnya meski tanggal libur, tetap menyalurkan gas subsidi tersebut.

“Dapat kita pahami bersama mungkin ini akan menjadi beban secara operasional tetapi penekanan terhadap layanan kepada masyarakat dan tanggung jawab moral dalam memenuhi kebutuhan masyarakat harus menjadi prioritas,” katanya.

Menurutnya masih memiliki waktu kurang lebih 25 hari dalam mempersiapkan. Pihaknya juga terbuka mencarikan solusi terhadap rencana kerja dinas terkait dalam memenuhi ketersediaan bahan pokok dalam menghadapi bulan Ramadan.

“Kami dari komisi 2 tentunya terbuka untuk bersama-sama mendengarkan dan mencarikan solusi,” katanya. (ara)

FJP Kepri dan Suksesnya Rally Wisata 2026, Perkuat Hubungan Batam-Johor dan Gerakkan Ekonomi Pariwisata
Redaksi

Recent Posts

94 Karhutla Terjadi di Natuna hingga Agustus, Bupati Soroti Kebiasaan Bakar Lahan

Natuna, Ariranews.com — Sebanyak 94 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tercatat di Kabupaten Natuna,…

2 jam ago

Natuna Jadi Penerima Bantuan Hilirisasi Kelapa Terbesar di Kepri, Dapat 350 Hektare

Natuna, Ariranews.com — Kabupaten Natuna menjadi daerah dengan alokasi terbesar dalam program Hilirisasi Kelapa Dalam…

4 jam ago

Juara 1 Pria Merdeka Trail Run Jalur Ekstrim Panbil Nature Capai Garis Finish Hanya dengan Waktu 42 Menit!

AriraNews.com, Batam - Setelah sukses menggebrak Batam dengan event trail run pertama pada tahun 2024…

4 jam ago

FJP Kepri dan Suksesnya Rally Wisata 2026, Perkuat Hubungan Batam-Johor dan Gerakkan Ekonomi Pariwisata

AriraNews.com, Batam - Rally Wisata 2026 yang berlangsung selama dua hari, 21-22 Agustus 2026, di…

16 jam ago

Dari Standar hingga Pengaduan, PTSP BP Batam Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

AriraNews.com, Batam - Peningkatan kualitas pelayanan publik terus dilakukan Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Pelayanan…

23 jam ago

Pemko Batam Galang Rp 2,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

AriraNews.com, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggalang bantuan bagi masyarakat terdampak bencana gempa di…

2 hari ago