DPRD Batam

Anggota DPRD Batam, Anwar Anas Soroti Maraknya Narkoba di Kepri: Jangan Sampai Dianggap Biasa

AriraNews.com, BATAM – Anggota DPRD Kota Batam, Anwar Anas merespons banyaknya pengungkapan kasus narkoba dalam beberapa pekan terakhir di wilayah Kepulauan Riau (Kepri).

Politisi Gerindra tersebut menyebut situasi ini sebagai “alarm sosial” yang harus segera ditangani secara terkoordinasi dan menyeluruh.

“Peredaran narkoba di wilayah kita sudah sangat mengkhawatirkan. Jangan sampai kita menjadi kebal dan menganggap ini biasa. Ini sudah darurat,” kata Anwar, Selasa (27/5/2025).

Diketahui belakang sejumlah kasus besar berhasil diungkap aparat penegak hukum, mulai dari penangkapan kapal yang membawa narkoba seberat 2 ton lebih di perairan Karimun, oleh Lantamal IV Batam dan terakhir ditangkapnya kapal KM Sea Golden Terawa yang membawa narkoba juga seberat kurang lebih 2 ton oleh tim gabungan BNN, Bea Cukai, serta TNI, Polri.

Juara 1 Pria Merdeka Trail Run Jalur Ekstrim Panbil Nature Capai Garis Finish Hanya dengan Waktu 42 Menit!

Menurut Anwar, posisi geografis Kepri yang berbatasan langsung dengan negara tetangga membuat wilayah ini sangat rawan menjadi jalur masuk narkoba jaringan internasional.

Ia mendesak adanya pengawasan yang lebih ketat di titik-titik rawan, seperti pelabuhan kecil dan jalur laut tidak resmi.

“Pengawasan di pelabuhan tikus harus diperketat, dan sinergi antara aparat seperti Polri, BNN, Bea Cukai, dan TNI harus ditingkatkan. Tidak bisa bekerja sendiri-sendiri,” tegasnya.

Anggota DPRD Batam yang terpilih melalui Dapil III tersebut menekankan bahwa penindakan saja tidak cukup. Ia menyerukan pendekatan yang lebih komprehensif, termasuk edukasi dan pencegahan berbasis komunitas.

“Kita perlu gerakan bersama. Masyarakat harus diberdayakan. Mulai dari sekolah, masjid, gereja, hingga rumah tangga, semua harus dilibatkan dalam perang melawan narkoba,” ujarnya.

Anwar juga mengapresiasi langkah aparat yang rutin melakukan razia di lembaga pemasyarakatan, seperti razia gabungan di Rutan Batam pada 15 Mei lalu yang bertujuan mencegah peredaran narkoba dari balik jeruji.

FJP Kepri dan Suksesnya Rally Wisata 2026, Perkuat Hubungan Batam-Johor dan Gerakkan Ekonomi Pariwisata

“Narkoba adalah ancaman nyata bagi masa depan Batam dan Kepri. Kita harus bertindak sekarang, atau bersiap menghadapi generasi yang hancur karena kita lalai,” katanya. (ara)

Redaksi

Recent Posts

94 Karhutla Terjadi di Natuna hingga Agustus, Bupati Soroti Kebiasaan Bakar Lahan

Natuna, Ariranews.com — Sebanyak 94 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tercatat di Kabupaten Natuna,…

3 jam ago

Natuna Jadi Penerima Bantuan Hilirisasi Kelapa Terbesar di Kepri, Dapat 350 Hektare

Natuna, Ariranews.com — Kabupaten Natuna menjadi daerah dengan alokasi terbesar dalam program Hilirisasi Kelapa Dalam…

5 jam ago

Juara 1 Pria Merdeka Trail Run Jalur Ekstrim Panbil Nature Capai Garis Finish Hanya dengan Waktu 42 Menit!

AriraNews.com, Batam - Setelah sukses menggebrak Batam dengan event trail run pertama pada tahun 2024…

5 jam ago

FJP Kepri dan Suksesnya Rally Wisata 2026, Perkuat Hubungan Batam-Johor dan Gerakkan Ekonomi Pariwisata

AriraNews.com, Batam - Rally Wisata 2026 yang berlangsung selama dua hari, 21-22 Agustus 2026, di…

18 jam ago

Dari Standar hingga Pengaduan, PTSP BP Batam Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

AriraNews.com, Batam - Peningkatan kualitas pelayanan publik terus dilakukan Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Pelayanan…

1 hari ago

Pemko Batam Galang Rp 2,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

AriraNews.com, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggalang bantuan bagi masyarakat terdampak bencana gempa di…

2 hari ago