Advertisement
Batam

RSUD Embung Fatimah Siapkan LENTERA, Permudah Layanan Pendidikan dan Penelitian

RSUD Embung Fatimah Kota Batam terus memperkuat langkah menuju rumah sakit pendidikan. Salah satu upaya yang disiapkan adalah pengembangan LENTERA (Layanan Terintegrasi Pendidikan, Pelatihan, Penelitian dan Kemitraan).

AriraNews.com, Batam – RSUD Embung Fatimah Kota Batam terus memperkuat langkah menuju rumah sakit pendidikan. Salah satu upaya yang disiapkan adalah pengembangan LENTERA (Layanan Terintegrasi Pendidikan, Pelatihan, Penelitian dan Kemitraan), sebuah inovasi berbasis digital yang dirancang untuk menyederhanakan proses administrasi dan tata kelola layanan akademik di lingkungan rumah sakit.

“Penguatan fungsi rumah sakit pendidikan harus didukung dengan tata kelola yang baik, termasuk dalam pengelolaan kegiatan pendidikan, pelatihan, praktik, hingga penelitian,” kata Direktur RSUD Embung Fatimah Kota Batam, drg. R.R. Sri Widjayanti Suryandari, di RSUD Embung Fatimah, Batuaji, Kota Batam, pekan ini.

Roro menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan inovasi tersebut. Menurutnya, penguatan fungsi rumah sakit pendidikan harus didukung dengan tata kelola yang baik, termasuk dalam pengelolaan kegiatan pendidikan, pelatihan, praktik, hingga penelitian.

Ia menilai, kehadiran LENTERA menjadi langkah penting karena dapat membuat proses pelayanan lebih sederhana (simple), terstruktur, dan mudah ditelusuri. Setiap tahapan memiliki alur yang jelas sehingga memudahkan petugas dalam mengelola permohonan sekaligus memberikan kepastian informasi kepada pengguna layanan.

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Siapkan UKW hingga Verifikasi Faktual Dewan Pers

Dukungan Direktur tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen RSUD Embung Fatimah untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pelayanan. Rumah sakit tidak hanya dituntut memberikan pelayanan kesehatan yang unggul, tetapi juga perlu membangun ekosistem pendidikan dan penelitian yang dikelola secara profesional dan akuntabel.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum RSUD Embung Fatimah, Kasmawati, S.Ag., selaku Project Leader pengembangan LENTERA, menjelaskan bahwa inovasi ini lahir dari kebutuhan untuk membenahi proses layanan akademik yang sebelumnya masih berjalan melalui beberapa tahapan administrasi dan media komunikasi yang berbeda.

Pengembangan LENTERA merupakan bagian dari Rancangan Aksi Perubahan (RAP) dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II Tahun 2026 yang digagas dan dikembangkan oleh Kasmawati.

“Melalui LENTERA, berbagai layanan yang berkaitan dengan pendidikan, pelatihan, praktik atau magang, penelitian, pengambilan data, dan kemitraan akan diarahkan dalam satu mekanisme yang terintegrasi. Dengan demikian, proses pengajuan tidak lagi bergantung pada koordinasi manual yang berulang, melainkan mengikuti alur pelayanan yang lebih tertata,” kata Kasmawati.

Dalam mekanismenya, pemohon dapat memperoleh informasi mengenai jenis layanan dan persyaratan, kemudian melakukan pengajuan secara digital. Selanjutnya, permohonan akan melalui tahapan verifikasi, koordinasi dengan unit atau bidang terkait, pemberian rekomendasi, hingga proses persetujuan sesuai kewenangan masing-masing.

Sistem ini juga dirancang untuk membantu pemantauan perkembangan permohonan. Dengan alur yang terdokumentasi, posisi berkas dan tahapan yang sedang berjalan diharapkan dapat diketahui lebih mudah. Hal ini sekaligus mengurangi kebutuhan pemohon untuk berulang kali datang ke rumah sakit hanya untuk menyerahkan dokumen atau menanyakan perkembangan pengajuan.

Hadiri Rakernas III PJS, Kepala BP Batam Amsakar Ajak Insan Pers Bangun Kepercayaan dan Dukung Pembangunan

Menurut Kasmawati, LENTERA bukan sekadar aplikasi pendaftaran, melainkan instrumen untuk membangun tata kelola layanan akademik yang lebih terintegrasi. Di dalamnya terdapat penguatan koordinasi antara Instalasi Diklat, bidang pelayanan, komite terkait, serta unit-unit lain yang memiliki kewenangan dalam proses pendidikan maupun penelitian.

Kehadiran sistem ini diharapkan memberikan manfaat tidak hanya bagi pengelola internal rumah sakit, tetapi juga bagi perguruan tinggi, mahasiswa, peserta didik, peneliti, dan institusi mitra. Kemudahan memperoleh informasi, kejelasan persyaratan, serta proses administrasi yang lebih terukur menjadi bagian dari peningkatan kualitas layanan kepada seluruh pengguna.

Pengembangan LENTERA juga dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, aplikasi telah tersedia dan memasuki masa uji coba dengan fitur informasi layanan yang telah berfungsi. Sejumlah fitur lainnya, termasuk pendaftaran, verifikasi dokumen, pelacakan status permohonan, serta pelaporan, terus disempurnakan dan akan diuji sebelum diterapkan secara penuh.

Ke depan, LENTERA diarahkan menjadi bagian dari sistem kerja rutin RSUD Embung Fatimah. Pengembangannya tidak hanya mencakup penyempurnaan aplikasi, tetapi juga standardisasi prosedur, penguatan kapasitas sumber daya manusia, pengelolaan basis data, serta evaluasi pelayanan secara berkelanjutan.

Melalui inovasi ini, RSUD Embung Fatimah ingin memastikan bahwa fungsi pendidikan dan penelitian berjalan seiring dengan peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Pengelolaan kegiatan akademik yang tertib dan terintegrasi diharapkan turut mendukung pengembangan kompetensi tenaga kesehatan, memperkuat kolaborasi dengan institusi pendidikan, serta mendorong lahirnya penelitian yang bermanfaat bagi dunia kesehatan.

Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem

Pada akhirnya, LENTERA menjadi salah satu langkah strategis RSUD Embung Fatimah Kota Batam dalam mewujudkan visi sebagai Rumah Sakit Pendidikan Terpercaya Pilihan Masyarakat dengan Pelayanan yang Unggul. Sebuah upaya membangun rumah sakit yang tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga ruang pembelajaran, pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, dan kolaborasi untuk masa depan pelayanan kesehatan yang lebih baik. (***/emr)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

RSUD Embung Fatimah Siapkan LENTERA, Permudah Layanan Pendidikan dan Penelitian

02

Natuna Tambah 16 PNS Baru, Bupati Ingatkan Tanggung Jawab Pelayanan Publik

03

Perigi 2, Sumur Tua Bersejarah di Penyengat yang Sering Terlewatkan Wisatawan

04

Pemda Natuna Mulai Matangkan Proyek Kolam Renang untuk Popda Kepri 2028