Advertisement
Kepri Natuna

Wabup Natuna, Minta Aspirasi Warga Tanjung Batang Jadi Prioritas Pembangunan Desa

Wakil Bupati Natuna saat membaca surat keputusan bupati Natuna.

Natuna, Ariranews.com – Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik, meminta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tanjung Batang, Kecamatan Pulau Tiga, aktif menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat agar menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan desa.

Menurutnya, kebutuhan warga harus menjadi perhatian dalam menentukan arah pembangunan sehingga program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Jarmin saat meresmikan sekaligus mengambil sumpah anggota BPD Tanjung Batang untuk masa jabatan 2026–2034 di Gedung Pertemuan Desa Tanjung Batang, Selasa (13/10/2026).

Ia menekankan pentingnya sinergi antara BPD, pemerintah desa, dan masyarakat untuk mendorong pembangunan yang transparan, partisipatif, dan berorientasi pada kesejahteraan warga.

BP Batam Percepat Pemulihan Air Pasca Pemadaman, Siapkan 319 Trip Mobil Tanki

Jarmin mengatakan, BPD memiliki peran strategis dalam menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, sekaligus menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Karena itu, ia berharap anggota BPD tidak hanya menjalankan tugas secara administratif, tetapi juga membangun komunikasi terbuka dengan masyarakat untuk mengetahui kebutuhan dan persoalan yang dihadapi warga.

“BPD harus mampu menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat dengan baik. Bangun komunikasi yang terbuka dan pastikan kebutuhan warga menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan desa,” pesan Jarmin.

Ia menyebutkan, sejumlah sektor yang perlu mendapat perhatian dalam pembangunan Desa Tanjung Batang meliputi peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan potensi lokal, serta peningkatan kesejahteraan warga.

Menurutnya, perencanaan pembangunan perlu melibatkan berbagai unsur masyarakat agar program yang disusun sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.

Keterlibatan tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, kaum perempuan, serta elemen lainnya juga dinilai penting untuk memastikan proses pembangunan berjalan secara partisipatif.

Pasca Blackout, Kadin Batam Berikan Sejumlah Rekomendasi untuk PLN Batam

Jarmin turut mengingatkan agar pelaksanaan pembangunan desa dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui arah kebijakan pembangunan sekaligus ikut mengawal pelaksanaannya.

Selain mendorong penyerapan aspirasi, ia meminta anggota BPD segera memperkuat kelembagaan melalui musyawarah internal untuk menetapkan struktur organisasi, tata tertib, pembagian tugas, dan mekanisme kerja.

Menurutnya, kesiapan kelembagaan diperlukan agar BPD dapat segera menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya secara efektif selama masa jabatan delapan tahun.

Jarmin juga menekankan pentingnya hubungan kerja yang harmonis antara BPD, kepala desa, dan perangkat desa. Perbedaan pandangan, katanya, perlu diselesaikan melalui komunikasi terbuka dan musyawarah dengan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Ia berharap sinergi seluruh unsur desa dapat mendorong pembangunan Desa Tanjung Batang yang lebih terarah, sekaligus memastikan aspirasi warga mendapat perhatian dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan.

PLN Batam Sebut Hewan Liar Penyebab Batam Blackout

Peresmian dan pengambilan sumpah anggota BPD Tanjung Batang tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Natuna Nomor 100.3.3.2-365 Tahun 2026.

Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Natuna, Suhardi, S.E., Camat Pulau Tiga, M. Zawali, S.Pd., unsur TNI-Polri, para kepala desa dan ketua BPD se-Kecamatan Pulau Tiga, perangkat kewilayahan, serta masyarakat setempat.

(Dod)