Uji Coba Kedua Embung Sebayar Lampaui Target, Debit Air Capai 59 Liter per Detik

Perwakilan BWSS menyerahkan berita acara hasil uji coba sistem pompa Embung Sebayar kepada PDAM Tirta Nusa Natuna di reservoir Bukit Berangin, Sabtu (18/7/2026). Serah terima dilakukan setelah pengujian dinyatakan memenuhi target sebagai persiapan operasional Embung Sebayar untuk memperkuat pasokan air bersih di Natuna.

Natuna, Ariranews.com – Uji coba kedua sistem pompa dan jaringan distribusi air Embung Sebayar, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, berhasil melampaui target kapasitas yang ditetapkan. Debit air yang dialirkan ke reservoir Bukit Berangin mencapai sekitar 59 liter per detik, atau lebih tinggi dari kapasitas desain sebesar 50 liter per detik.

Keberhasilan tersebut menjadi langkah penting bagi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Nusa Natuna dan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) sebelum Embung Sebayar resmi dioperasikan untuk memperkuat pasokan air bersih bagi masyarakat, terutama saat Natuna mulai memasuki musim kemarau.

Pengujian sistem pompa dan jaringan distribusi tersebut dilakukan pada Sabtu (18/7/2026), setelah uji coba perdana sehari sebelumnya menunjukkan debit air yang diterima reservoir baru mencapai sekitar 39 liter per detik.

BACA JUGA:  DPRD Natuna Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Fraksi-Fraksi Soroti Utang Daerah hingga Hak ASN

Capaian tersebut masih berada di bawah kapasitas desain yang ditetapkan sebesar 50 liter per detik. Menindaklanjuti hasil pengujian itu, tim teknis BWSS kemudian melakukan evaluasi dan optimalisasi terhadap sistem pompa.

Optimalisasi dilakukan dengan memaksimalkan putaran mesin atau RPM pada dua unit pompa. Setelah menjalani pengujian selama kurang lebih satu jam, kapasitas aliran air meningkat hingga mencapai sekitar 59 liter per detik.

Direktur PDAM Tirta Nusa Natuna, Zaharuddin, menyampaikan rasa syukur atas hasil uji coba tersebut. Ia mengatakan, capaian yang diperoleh telah memenuhi bahkan melampaui kapasitas yang direncanakan.

BACA JUGA:  Atlet Karate Lanud RSA Natuna Sabet Dua Medali Perak di Kejurnas Kasau Cup 2026

“Alhamdulillah, uji coba yang kita lakukan pada hari kedua ini menghasilkan kapasitas sesuai dengan perencanaan. Setelah uji coba ini selesai, Embung Sebayar akan segera kita operasikan karena Natuna sudah mulai memasuki musim kemarau,” ujar Zaharuddin.

Menurutnya, tambahan pasokan air dari Embung Sebayar sangat dibutuhkan. Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir PDAM Tirta Nusa Natuna mulai menerapkan sistem pergiliran distribusi air di sejumlah wilayah akibat menurunnya debit air baku.

Karena itu, Zaharuddin berharap beroperasinya Embung Sebayar dapat membantu menjaga kontinuitas pelayanan air bersih kepada pelanggan, khususnya selama musim kemarau.

Selain menguji kinerja pompa, tim teknis juga memastikan kesiapan reservoir berkapasitas 100 meter kubik yang dibangun oleh BWSS. Reservoir tersebut menjadi tempat penampungan air sebelum dialirkan ke jaringan distribusi untuk selanjutnya disalurkan kepada pelanggan.

BACA JUGA:  Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Cen Sui Lan Kawal Penyaluran Pupuk Bersubsidi hingga ke Petani

Setelah hasil pengujian dinyatakan memenuhi target, BWSS menyerahkan berita acara hasil uji coba pengoperasian pompa kepada PDAM Tirta Nusa Natuna di lokasi reservoir Bukit Berangin.

Penyerahan berita acara tersebut menandai selesainya tahapan pengujian sekaligus memastikan sistem pompa dan jaringan pendukung Embung Sebayar siap memasuki tahap operasional.

Dengan capaian debit hingga 59 liter per detik, Embung Sebayar diharapkan segera berfungsi sebagai sumber tambahan air baku untuk memperkuat keandalan layanan air bersih bagi masyarakat Natuna, terutama dalam menghadapi musim kemarau.

(Dod)