SKK Migas Gandeng Media Perkuat Edukasi Publik tentang Industri Hulu Migas

Suasana kegiatan Media Gathering.

Ariranews.com, Natuna – SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Kepulauan Riau menggandeng insan pers untuk memperkuat edukasi publik mengenai industri hulu minyak dan gas bumi (migas). Langkah ini dinilai penting guna membangun pemahaman masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap sektor energi nasional.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Media Gathering yang diikuti sekitar 40 jurnalis di Natuna, Kepulauan Riau. Selain mempererat sinergi dengan media, forum ini juga menjadi ruang diskusi mengenai peran komunikasi publik dalam mendukung keberlanjutan industri hulu migas.

BACA JUGA:  Karantina Kepri Terbitkan Sertifikat Kesehatan untuk 290 Ton Ikan Asal Natuna Bernilai Rp4,45 Miliar

Kepala Departemen Komunikasi dan Formalitas SKK Migas Sumbagut, Yanin Kholison, mengatakan media memiliki peran strategis sebagai penghubung antara industri, pemerintah, dan masyarakat, khususnya di wilayah Natuna dan Anambas yang menjadi salah satu daerah penghasil migas nasional.

“Media berfungsi sebagai sarana penyebarluasan informasi yang akurat mengenai kegiatan eksplorasi, pengembangan, hingga produksi migas,” kata Yanin.

Menurutnya, media juga memiliki tanggung jawab dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait kontribusi industri hulu migas terhadap perekonomian daerah, penciptaan lapangan kerja, pengembangan usaha lokal, serta penguatan ketahanan energi nasional.

BACA JUGA:  Pastikan Program Kerja Berjalan Optimal, Tim Koopsudnas dan Itjenau Kunjungi Lanud RSA

Ia menambahkan, pemberitaan yang berimbang dan berbasis fakta dapat membantu masyarakat memahami manfaat serta tantangan yang dihadapi industri migas, termasuk aspek keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, dan program pemberdayaan masyarakat.

Selain menjadi penyampai informasi, media juga berperan sebagai jembatan komunikasi antara SKK Migas, KKKS, pemerintah daerah, dan masyarakat. Melalui media, berbagai aspirasi masyarakat dapat tersampaikan, sementara informasi mengenai program pengembangan masyarakat dapat diketahui secara luas oleh publik.

BACA JUGA:  Kejaksaan Hadir untuk Nelayan Natuna, Wakajati Kepri Serahkan Bantuan di Teluk Sahi

Dalam kegiatan tersebut, Media Relation SKK Migas Jakarta, Suhendra Atmaja, tampil sebagai narasumber. Diskusi antara SKK Migas, KKKS wilayah Sumbagut, dan para jurnalis berlangsung interaktif dengan membahas tantangan komunikasi publik di sektor hulu migas serta pentingnya penyajian informasi yang akurat dan kredibel.

SKK Migas berharap kolaborasi dengan media terus diperkuat agar pemahaman masyarakat terhadap industri hulu migas semakin meningkat. Sinergi tersebut juga diharapkan mampu mendukung keberlanjutan sektor migas sebagai salah satu penopang pembangunan daerah dan ketahanan energi nasional.

(Dod)