Karantina Kepri Terbitkan Sertifikat Kesehatan untuk 290 Ton Ikan Asal Natuna Bernilai Rp4,45 Miliar

Tim Karantina Kepri saat memeriksa Komoditas yang akan di kirimkan.

Ariranews.com, Natuna – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Riau (Karantina Kepri) melalui Satuan Pelayanan Natuna menerbitkan Sertifikat Kesehatan Ikan dan Produk Ikan (KI-2) untuk pengiriman 290,1 ton ikan dan produk perikanan asal Natuna menuju Jakarta.

Pengiriman tersebut tidak hanya menunjukkan tingginya aktivitas perdagangan hasil perikanan Natuna, tetapi juga menjadi bukti komitmen Karantina Kepri dalam menjamin seluruh komoditas yang dilalulintaskan berada dalam kondisi sehat, aman, dan layak dikonsumsi masyarakat.

BACA JUGA:  BI Kepri Optimistis 2026 Ekonomi Tumbuh Meski Sektor Tambang Melambat, Dorong UMKM dan Pariwisata Jadi Motor Baru

Komoditas yang dikirim terdiri atas 176 ton ikan pelagis, 49,5 ton ikan karang, 6 ton ikan teri beku, 25,6 ton gurita, serta 33 ton cumi dengan nilai ekonomi mencapai Rp4,45 miliar.

Seluruh komoditas diangkut menggunakan moda transportasi laut KM Logistik Nusantara 4 dan KM ABG Kepri menuju Jakarta.

Kepala Karantina Kepri, Hasim, menjelaskan bahwa sebelum sertifikat diterbitkan, petugas terlebih dahulu melakukan pemeriksaan administratif melalui aplikasi PTK Online untuk memastikan seluruh dokumen telah sesuai dengan ketentuan.

BACA JUGA:  SAR Natuna Evakuasi Warga Tersambar Petir Saat Cari Kepiting di Sungai Penarik

“Selanjutnya dilakukan pemeriksaan fisik dan kesehatan media pembawa. Walaupun ikan dikirim dalam kondisi beku, kualitasnya tetap harus segar dan layak,” ujar Hasim.

Ia menambahkan, setelah seluruh tahapan pemeriksaan selesai dan tidak ditemukan Hama dan Penyakit Ikan Karantina (HPIK), Karantina Kepri menerbitkan Sertifikat Kesehatan Ikan dan Produk Ikan (KI-2).

Menurutnya, dokumen tersebut menjadi jaminan bahwa ikan dan produk perikanan yang dikirim telah memenuhi persyaratan kesehatan sehingga aman untuk dipasarkan dan dikonsumsi masyarakat.

BACA JUGA:  Keluarga Menanti Kabar, Tim SAR Temukan Petunjuk Milik Nelayan Hilang di Perairan Subi

Hasim menegaskan, Karantina Kepri akan terus menjalankan tugas pengawasan terhadap lalu lintas hewan, ikan, tumbuhan, serta produk turunannya dengan mengedepankan pelayanan yang cepat dan akurat.

“Dengan semangat Perlindungan Maksimal, Pelayanan Optimal, Karantina siap menjamin keamanan pangan yang dikirimkan. Kami selalu bersungguh-sungguh memastikan setiap komoditas aman sebelum sampai dan dihidangkan kepada masyarakat,” tutup Hasim.

(Dod)