Ariranews.com, Natuna – Tingkatkan respons darurat dalam menghadapi situasi kritis di laut, tim Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Natuna menggelar latihan evakuasi korban kebakaran pompong nelayan di perairan sekitar Pulau Serasan, Rabu (22/4/2026).
Latihan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan personel SAR dalam merespons kejadian darurat, khususnya kecelakaan laut.
Simulasi tersebut menggambarkan kondisi darurat sebuah pompong nelayan berukuran 8 Gross Ton (GT) dengan tiga orang di atas kapal (POB) yang mengalami kebakaran sekitar dua mil laut dari Pulau Serasan.
Dalam skenario latihan, tiga nelayan yang merupakan warga Serasan menjadi korban. Dua orang berhasil diselamatkan, sementara satu orang lainnya dinyatakan meninggal dunia akibat luka bakar.
Menindaklanjuti laporan kejadian, tim SAR gabungan Kantor SAR Natuna bersama personel Pos AL Serasan langsung dikerahkan. Berbagai armada turut dilibatkan, di antaranya Kapal Negara (KN) Sasikirana milik Basarnas, alut Patkamla Pos AL Serasan, Rigid Inflatable Boat (RIB), jetski, hingga Landing Craft Rubber (LCR) untuk melaksanakan operasi pencarian dan penyelamatan.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengatakan simulasi ini bertujuan meningkatkan kemampuan serta kesiapsiagaan personel dalam menghadapi kondisi darurat di lapangan.
“Simulasi ini untuk meningkatkan kemampuan personel dalam penyelamatan. Setiap personel dituntut sigap dan tanggap dalam kondisi darurat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas personel, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya anak-anak pramuka di Kecamatan Serasan.
“Kami juga memberikan edukasi kepada anak-anak pramuka terkait tata cara kerja tim Basarnas dalam menjalankan misi kemanusiaan,” terangnya.
Abdul Rahman berharap, melalui simulasi ini dapat menumbuhkan rasa kepedulian serta kesadaran generasi muda terhadap pentingnya aksi kemanusiaan.
“Dengan adanya kegiatan ini, kita berharap dapat menumbuhkan kesadaran anak-anak tentang pentingnya misi kemanusiaan,” pungkasnya.
(Dod)








