Ariranews.com, Natuna – Dalam upaya meningkatkan kapasitas kepemimpinan, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Natuna, Daeng Ganda Rahmatullah, mengikuti kegiatan retreat nasional pimpinan DPRD se-Indonesia yang digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada 14–18 April 2026.
Kegiatan tersebut merupakan agenda strategis nasional yang diinisiasi pemerintah pusat melalui undangan Presiden Republik Indonesia, guna memperkuat kualitas kepemimpinan sekaligus menyelaraskan arah kebijakan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah.
Retreat nasional ini mengusung tema “Memperkuat Peran Pimpinan DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota Guna Mendukung Asta Cita Menyongsong Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut menjadi landasan dalam memperkuat peran DPRD dalam mendukung agenda prioritas nasional.
Selain itu, kegiatan ini juga terintegrasi dalam program Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Tahun Anggaran 2026 sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia. Pelaksanaannya turut mengacu pada AD/ART Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) serta hasil rapat pimpinan organisasi pada Maret 2026 di Jakarta.
Secara nasional, kegiatan ini mengundang 557 Ketua DPRD dari seluruh Indonesia, terdiri dari 38 Ketua DPRD Provinsi, 93 Ketua DPRD Kota, dan 415 Ketua DPRD Kabupaten, serta 11 pengurus ADKASI. Dari jumlah tersebut, sebanyak 479 peserta tercatat hadir mengikuti rangkaian kegiatan.
Selama mengikuti retreat, Daeng Ganda Rahmatullah bersama para pimpinan DPRD lainnya mendapatkan pembekalan berbagai materi strategis, mulai dari nilai-nilai kebangsaan, perkembangan lingkungan strategis, peneguhan jati diri bangsa, hingga kewaspadaan nasional.
Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mendalam terkait Pancasila, UUD 1945, serta pentingnya merajut keberagaman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Materi mengenai Asta Cita, visi dan misi, serta program prioritas Presiden Republik Indonesia turut menjadi bagian penting dalam pembekalan.
Daeng Ganda Rahmatullah menilai kegiatan ini sebagai momentum penting dalam memperluas wawasan kebangsaan sekaligus meningkatkan kualitas kepemimpinan dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan di daerah.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, sehingga kebijakan yang diambil dapat lebih selaras dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan, khususnya dalam mendorong peningkatan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Natuna.
Sementara itu, penyelenggara kegiatan menekankan bahwa tujuan utama retreat ini adalah meningkatkan kapasitas lembaga DPRD dalam menghadapi dinamika pembangunan nasional dan daerah. Para peserta diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah sekaligus agen perubahan.
Selain menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, pimpinan DPRD juga memiliki peran penting sebagai penjaga harmoni antara kepentingan nasional dan aspirasi lokal. Peran strategis ini dinilai krusial dalam memastikan pembangunan berjalan selaras dan tidak terfragmentasi.
Kegiatan retreat ini didukung oleh panitia nasional yang dibentuk melalui Surat Keputusan ADKASI guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib, optimal, dan sesuai tujuan.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, pimpinan DPRD, termasuk dari Kabupaten Natuna, diharapkan semakin adaptif, berintegritas, serta mampu menjawab dinamika pembangunan daerah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
(Dod)








