AriraNews.com, Natuna – Suasana duka menyelimuti Desa Pian Tengah, Kecamatan Bunguran Barat, setelah kebakaran hebat menghanguskan sebagian rumah milik Arsad (43), Rabu malam (15/10/2025).
Api yang muncul sekitar pukul 20.30 WIB itu dengan cepat melahap bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu, sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh warga dan petugas pemadam kebakaran.
Keesokan harinya, Bupati Natuna Cen Sui Lan bersama Ketua DPRD Rusdi, Kepala Dinas Sosial, dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran turun langsung meninjau lokasi kebakaran. Di tengah puing-puing yang masih menghitam, Bupati terlihat berbincang hangat dengan keluarga korban, memberikan semangat dan memastikan bantuan segera disalurkan.
“Kami turut berduka atas musibah ini. Pemerintah daerah hadir bukan hanya untuk melihat, tapi juga memastikan bantuan segera diterima warga yang tertimpa bencana,” ujar Cen dengan nada haru.
Bupati juga menyoroti kondisi permukiman warga yang masih didominasi bangunan kayu, sehingga sangat rentan terhadap kebakaran. Ia berjanji akan menempatkan mesin pemompa air di wilayah padat penduduk untuk mempercepat proses pemadaman bila insiden serupa terjadi.
“Kami akan bantu dengan alat pemadam tambahan. Kepala Desa juga harus terus mengingatkan warga agar waspada terhadap sumber api, terutama saat malam hari,” tegasnya.
Sementara itu, Arsad, pemilik rumah yang terbakar, mengaku tidak sempat menyelamatkan banyak barang berharga karena api menyebar begitu cepat.
“Saya hanya bisa selamatkan pakaian dan surat penting. Api sudah besar waktu kami sadar. Alhamdulillah keluarga selamat, itu yang paling penting,” ucapnya lirih, menahan haru.
Cen Sui Lan pun memuji kegotongroyongan warga Pian Tengah yang dengan sigap membantu memadamkan api sebelum petugas datang.
“Alhamdulillah, semangat gotong royong masyarakat masih kuat. Terima kasih atas kepedulian semua pihak,” katanya.
Di akhir kunjungan, Bupati menyerahkan bantuan perlengkapan dasar dan kebutuhan darurat kepada keluarga korban. Warga sekitar yang turut hadir tampak terharu melihat perhatian pemimpin daerah mereka.
“Kehadiran Ibu Bupati memberi kami semangat. Setidaknya kami tidak merasa sendirian,” ujar salah satu warga.
Dengan langkah cepat pemerintah dan kepedulian masyarakat, diharapkan keluarga korban dapat segera bangkit kembali dari musibah ini. (dod)








