Advertisement
Batam

Batam Perketat Izin Pemanfaatan Ruang, Li Claudia Ingatkan Pembangunan Drainase Jangan Asal-asalan

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, memimpin jalannya rapat lanjutan Pertimbangan Forum Penataan Ruang Daerah (FPRD), di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (23/9/2025).

AriraNews.com, Batam – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, memimpin jalannya rapat lanjutan Pertimbangan Forum Penataan Ruang Daerah (FPRD), di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (23/9/2025).

Rapat tersebut membahas pengkajian atas permohonan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) di Kota Batam.

Dalam kesempatan itu, Li Claudia menekankan pentingnya kajian teknis yang matang, terutama terkait pembangunan saluran drainase agar tidak menimbulkan masalah banjir di kemudian hari.

“Saya meminta Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Pak Mouris Limanto, untuk memberikan masukan. Pengusaha yang mengajukan izin perlu tahu seperti apa spesifikasi saluran drainase yang harus dibangun. Jangan sampai hanya asal-asalan,” tegasnya.

Penuhi Kebutuhan Air, Batam Bidik Sumber Air Baku dari Lingga

Menurutnya, pembahasan teknis seperti perhitungan lebar drainase harus dikaji lebih awal oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam bersama Bidang Infrastruktur BP Batam. Kajian berbasis data akurat, termasuk analisis catchment area, menjadi dasar penting sebelum rapat forum digelar.

“Ke depan, saya minta agar setiap kali ada agenda, bahan kajian teknisnya sudah disiapkan sebelumnya. Dengan begitu, kepentingan masyarakat Batam agar pembangunan berjalan dengan baik dapat terlaksana,” tambahnya.

Lebih jauh, Li Claudia menegaskan bahwa keputusan forum ini merupakan bentuk komitmen FPRD dalam menjalankan fungsi seleksi secara ketat terhadap setiap rencana pembangunan. Setiap permohonan PKKPR akan ditelaah secara menyeluruh, sehingga pemanfaatan ruang di Batam tetap sesuai dengan rencana tata ruang yang berlaku.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam dalam menjaga keterpaduan perencanaan pembangunan. Menurutnya, koordinasi yang kuat antara dua otoritas utama tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam membenahi tata ruang secara utuh dan terintegrasi. (*/ara)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Australia Lirik Potensi Natuna, Sektor Perikanan dan Pariwisata Jadi Peluang Kerja Sama

02

Penuhi Kebutuhan Air, Batam Bidik Sumber Air Baku dari Lingga

03

Bawa, Kirim Hewan dan Tumbuhan Antar Wilayah Wajib Lapor Karantina

04

‎Bantuan Sembako Presiden Tiba di Anambas, Bupati Aneng Dorong Penyaluran Secara Merata