Ariranews.com, Batam: Sehari setelah sampai di Semarang, Jawa Tengah, Bintang Oktavio (18), pembalap motor asal Batam langsung menjajal sirkuit yang akan digunakan dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix Championship (road race) Region 2 wilayah Jawa, pada 6 Juni 2021, mendatang.
“Hari ini Bintang mulai latihan,” ungkapnya, Minggu (23/5/2021) siang.
Tiba di Semarang, Sabtu, kemarin, pembalap muda berbakat ini langsung bertemu tim yang ada di sana. Termasuk tim mekanik dan official lainnya. Pagi Minggu, Bintang langsung menuju sirkuit untuk langsung beradaptasi dengan kondisi di daerah tersebut.
“Alhamdulillah sampai saat ini semua masih lancar,” ujarnya.
Menurut Bintang, untuk ikut kejuaraan sekelas Kejurnas waktu latihan kurang lebih dua Minggu tergolong pendek. Meski demikian dia tetap semangat dan akan memberikan penampilan terbaiknya.
Kejurnas Motoprix Region 2 yakni wilayah Jawa akan digelar sebanyak empat seri. Seri pertama digelar di Jawa Tengah, pada 6 Juni mendatang. Kemudian dua seri berikutnya akan digelar di Jawa Barat pada Agustus, DKI Jakarta pada September, dan seri penutup akan kembali digelar di Jawa Tengah pada akhir September 2021.
Sebelum keberangkatannya ke Jawa Tengah, Jumat (21/5/2021) lalu, Bintang bersilaturahmi dan mendapatkan dukungan dari Willy Otra Bismarck, pendiri HWRT (Haji Willy Racing Team).
Haji Willy yang juga merupakan pengurus IMI Kepri tersebut akan berupaya membantu Bintang selama mengikuti Kejurnas Region 2 tersebut.
Menurut Willy, Bintang merupakan pembalap muda Batam yang memiliki potensi dan patut diberikan dukungan.
“Mewakili IMI Kepri kita akan dukung Bintang ikut Kejurnas Region 2. Dengan ikutnya Bintang tentu akan membawa nama Batam dan Kepri tentunya,” ungkap Willy Otra, yang juga merupakan pengurus di IMI Kepri.
Menurut Willy, Region 2, merupakan Region ‘Neraka’. Pasalnya, di sana tempat bersaingnya pembalap-pembalap tingkat nasional. Sehingga dalam ajang tersebut sangat cocok mengasah bakat yang dimiliki Bintang.
“Targetkan bukan juara, cuma untuk menambah jam terbang. Bagaimana Bintang bisa beradaptasi dengan pembalap level nasional. Barulah nantinya pada 2022 Bintang ikut di Region Sumatra,” kata Willy, yang juga merupakan Ketua Komisi Balap Motor Indonesia tersebut.
Sehingga Willy mengimbau dan mengajak pegiat-pegiat otomotif di Kepri dan Batam khususnya memberikan dukungan pada Bintang, terutama dalam pendanaan yang saat ini masih terbatas.
“Sponsor utama saat ini masih keluarga. Sehingga kita mengajak dan mendorong donatur-donatur lainnya, ikut mendukung Bintang,” ajak Willy.
Sekilas diterangkan Willy, di tahun 2021 ini Komisi Balap Motor Indonesia membagi Kejurnas Motoprix menjadi empat region. Region 1 atau A, Sumatra, Region 2 daerah Jawa, Region 3 wilayah Kalimantan, dan Region 4 wilayah Sulawesi dan Papua. Setiap region masing-masing empat seri.
“Selama pandemi Covid-19 ini, setiap region IMI membatasi hanya empat seri. Selain Kejurnas agenda balap lainnya sekelas Kejurnas juga ada,” ungkapnya.
Bintang yang tergabung dalam club Pandawa TMS Batam akan turun di Kategori Novice, yakni pembalap dengan usia 14-20 tahun.
Sementara Bintang, mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan Willy Otra, HWRT, dan IMI Kepri. Dia pun berjanji akan memberikan penampilan maksimal.
Dikatakan Bintang, keberangkatannya ke Jateng, Sabtu, merupakan bagian persiapan sebelum mengikuti Kejurnas tersebut. Nantinya di sana dia akan berlatih dengan menjajal sirkuit yang akan digunakan dalam balapan.
“Persiapan fisik, mental sudah pasti. Untuk trek belum pernah coba dan kalau lihat di YouTube sudah pernah,” ujar pelajar SMAN 8 Bengkong Sadai tersebut.
Dia pun memohon doa dan dukungan warga Batam sehingga bisa berprestasi nantinya.
“Kalau ikut lomba sudah sering, Kejurda, Kejurnas juga pernah, seleksi PON tahun lalu juga ikut,” kata Bintang, yang mengaku membalap sejak kelas IV SD tersebut.(emr)









