AriraNews.com, Natuna – Gelaran open turnamen bola voli BWS Cup 2025 di Pantai Piwang menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang kaki lima. Lapak kuliner yang sebelumnya sepi pengunjung kini kembali ramai, sehingga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat kecil.
Ketua Serikat Pedagang Kaki Lima (Sri Panglima) Kabupaten Natuna, Bujang Sudirman, menegaskan bahwa event olahraga tersebut terbukti memberi dampak positif bagi pelaku usaha kuliner.
“Sebelum ada BWS Cup, lapak-lapak kita kosong pengunjung, meja banyak yang kosong. Alhamdulillah, selama kegiatan berlangsung warung-warung penuh, sehingga perputaran ekonomi bisa dirasakan para pedagang,” ujar Bujang, Minggu (31/8/2025) di Pantai Piwang.
Menurutnya, kegiatan olahraga maupun pagelaran seni budaya perlu lebih sering diadakan. Selain sebagai hiburan masyarakat, event semacam itu juga menjadi momentum kebangkitan ekonomi bagi pelaku usaha mikro.
“Kita berharap Pemkab Natuna bisa rutin membuat turnamen atau pentas seni budaya. Karena setiap kegiatan seperti ini jelas berdampak pada meningkatnya perputaran ekonomi pedagang,” tegasnya.
Namun, Bujang juga menyampaikan kekecewaan pedagang atas ditiadakannya pesta rakyat pada peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun ini. Padahal, acara tersebut sudah menjadi tradisi dan selalu dinantikan masyarakat Natuna.
“Jangankan turnamen, pesta rakyat yang setiap tahun diselenggarakan pun ditiadakan. Padahal acara itu juga menjadi ruang bagi pedagang kecil untuk mencari rezeki,” ucapnya.
Dengan suksesnya BWS Cup 2025, para pedagang berharap pemerintah daerah lebih serius menghadirkan event-event yang tidak hanya bermanfaat bagi olahraga dan hiburan, tetapi juga mampu menghidupkan ekonomi rakyat. (dod)








